PT Best Profit Futures Cabang Pontianak

Yen Melemah Setelah CPI, Pengangguran

PT Best Profit Futures

PT.Bestprofit Futures (31/10) –

Yen Melemah Setelah CPI, Pengangguran

PT.Bestprofit FuturesYen tetap melemah terhadap dollar AS setelah harga konsumen dan pengangguran memenuhi harapan, dari awal Jumat yen berada di posisi terendah karena investor fokus memandang ke depan untuk pernyataan bank sentral tentang kebijakan moneter. September inti nasional CPI naik 3,0%, sejalan dengan yang di telah diperkirakan naik 16 tahun ke tahun, tapi mengalami laju paling lambat sejak kenaikan pajak penjualan April

Tingkat pengangguran datang di 3,6%, tanda centang naik dari Agustus, tapi memenuhi harapan. USD / JPY diperdagangkan di 109,31, naik 0,09%, sementara AUD / USD turun 0,06% menjadi 0,8826. EUR / USD diperdagangkan pada 1,2605, turun 0,06%.


Kedepan yang menjadi kunci adalah keputusan kebijakan moneter Bank sentral Jepang pada 12:30 Tokyo (03:30 GMT). BoJ kemungkinan akan mengumumkan tentang kebijakan moneter pada pertemuan kebijakan moneternya.

Konferensi pers reguler Gubernur BoJ Haruhiko Kuroda kemudian akan mulai sekitar setengah jam kemudian di 15:30 (06:30 GMT).

Pada sore, Jepang September perumahan akan jatuh tempo pada 1400 (0500 GMT). Di Australia, ada Q3 PPI permintaan akhir dan data RBA swasta kredit untuk September, semua karena di 1130 di Sydney (0030 GMT).

PPI diperkirakan akan menunjukkan kenaikan dari 0.72 kuartal-kekuartal. Kredit sektor swasta diperkirakan akan meningkat 0,4% pada bulan-bulan.

Semalam, dollar menguat terhadap sebagian besar mata uang utama setelah sebuah laporan pertumbuhan ekonomi AS lebih baik dari perkiraan dan keputusan Federal Reserve untuk menutup program pembelian obligasi memicu ekspektasi untuk tingkat lonjakan beberapa waktu pada tahun 2015.

Departemen Perdagangan melaporkan sebelumnya bahwa produk domestik bruto AS tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 3,5% dalam tiga bulan hingga September, mengalahkan perkiraan untuk pertumbuhan 3%, yang memicu permintaan untuk greenback pada ekspektasi bahwa Federal Reserve tetap siap untuk menaikkan suku bunga tarif pada tahun 2015.

Pada hari Rabu, Federal Reserve mengatakan pihaknya mengakhiri program pembelian obligasi bulanan karena perbaikan yang terjadi di pasar tenaga kerja, yang terus mengencangkan dolar pada hari Kamis.

Namun, dollar tidak melambung pada Kamis, karena laporan PDB mengungkapkan bahwa belanja konsumen melambat menjadi 1,8% dari 2,5% pada kuartal kedua, dan pengeluaran investasi tetap juga menurun dari kuartal sebelumnya, menunjuk berkurangnya permintaan domestik.

Di tempat lain, Departemen Tenaga Kerja melaporkan sebelumnya bahwa jumlah orang yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran naik 3.000 menjadi 287.000, membingungkan perkiraan pasar untuk penurunan ke 283.000.

Sementara itu di zona euro, data awal pada hari Kamis mengungkapkan bahwa inflasi Jerman tidak berubah pada 0,7% pada Oktober dari bulan sebelumnya, tingkat terendah sejak Mei.

Secara terpisah, jumlah pengangguran di Jerman turun 22.000 bulan ini, dibandingkan dengan ekspektasi untuk kenaikan sebesar 5.000. Tingkat pengangguran di negara itu tidak berubah pada 6,7%.

Indeks dollar AS, yang melacak kinerja greenback versus sekeranjang enam mata uang utama lainnya, turun 0,03% pada 86,22.

Pada hari Jumat, AS akan mengumpulkan minggu dengan data pendapatan pribadi dan pengeluaran serta data direvisi tentang sentimen konsumen dan laporan kegiatan usaha di wilayah Chicago.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

© 2017