PT Best Profit Futures Cabang Pontianak

Yen Atas Data Perekonomian China

jpy

PT.Bestprofit Futures (22/10) –

Yen Atas Data Perekonomian China

PT.Bestprofit FuturesDollar tergelincir terhadap yen pada hari Selasa karena mata uang Jepang menikmati permintaan safe haven terhadap berita perekonomian China yang tumbuh kurang dari yang di harapkan pada kuartal ketiga bila dibandingkan dengan yang kedua.

Yen akhir-akhir ini telah menjabat sebagai kelas aset safe-pelabuhan selama masa ketidakpastian ekonomi dan geopolitik karena kekhawatiran bahwa ekonomi global pendinginan dapat membebani pemulihan AS dan mempengaruhi waktu kenaikan suku bunga AS tahun depan.


Pada perdagangan AS, USD / JPY turun 0,22% di 106,86, naik dari sesi rendah 106,26 dan off tinggi dari 107,01.Pasangan ini diperkirakan akan menguji support di 105,18, Rabu lalu rendah, dan resistance pada 107,41, tinggi Senin.

Data pertumbuhan China loyo memicu permintaan safe haven untuk yen.Ekonomi China tumbuh pada tingkat tahunan 7,3% dalam tiga bulan hingga September, sedikit lebih tinggi dari perkiraan 7,2% oleh para ekonom tapi masih lebih lambat daripada tingkat 7,5% pada kuartal kedua.

Ini adalah tingkat paling lambat pertumbuhan sejak kuartal pertama 2009, di tengah-tengah krisis keuangan global, dan nomor menekan greenback sebelumnya di tengah kekhawatiran ekonomi global lebih lambat akan melemahkan pemulihan AS.

Sementara itu di AS, data yang lebih baik dari perkiraan dari sektor perumahan empuk slide greenback terhadap mitra Jepang.

The National Association of Realtors mengatakan bahwa penjualan rumah yang ada naik 2,4% menjadi 5,17 juta unit pada September dari 5,05 juta pada bulan Agustus.

Para analis telah memperkirakan penjualan rumah yang ada naik 1% menjadi 5,10 juta unit pada bulan September, dan sosok yang lebih baik dari perkiraan mendorong permintaan untuk greenback.

Secara terpisah, yen naik terhadap euro dan naik terhadap pound, dengan EUR / JPY turun 0,83% di 135,78, dan GBP / JPY perdagangan turun 0,40% pada 172,21.

Mata uang tunggal turun setelah Reuters melaporkan bahwa Bank Sentral Eropa dapat membeli obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan-perusahaan untuk meningkatkan memperlambat tingkat inflasi di kawasan euro dan kick memulai pemulihan.

Laporan itu mengatakan bank bisa mengaktifkan rencana stimulus baru sesegera Desember dan mulai pembelian obligasi pada awal tahun depan.

ECB mulai membeli obligasi tertutup pada hari Senin dalam upaya untuk meningkatkan likuiditas di kawasan itu, dan berbicara dari program stimulus baru melunak euro.

Pada hari Rabu, Jepang akan merilis laporan tentang neraca perdagangan, sedangkan AS akan menghasilkan data harga konsumen.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

© 2017