PT Best Profit Futures Cabang Pontianak

Theodore Levit Pemasaran dan Penjualan

Bestprofit Futures – Theodore Levit Pemasaran dan Penjualan

Theodore Levit dari Harvard seperti dikutip dalam Kotler, menjelaskan perbedaan antara konsep penjualan dengan konsep pemasaran. Penjualan berfokus pada kebutuhan penjual, pemasaran berfokus pada kebutuhan pembeli. Penjualan didasari oleh kebutuhan penjual untuk mengubah produknya menjadi uang, pemasaran didasari oleh gagasan untuk memuaskan kebutuhan pelanggan melalui produk dan hal-hal yang berhubungan dengan menciptakan, menghantarkan, dan akhirnya mengkonsumsinya (Kotler dan Keller, 2009 : 20).

nah, jadi pada intinya perbedaan penjualan dan pemasaran terletak pada fokusnya, kalau fokusnya hanya menjual barang menjadi uang berarti termasuk penjualan, tapi kalo focus on customer satisfied, berarti itulah definisi dari pemasaran, “marketing is art with science, marketing is create, communicate, and delivery. marketing is not sales, but sales is part of marketing”.

Levitt,  Theodore, 1980. The Marketing  Mode, York :

Mc Graw-Hill, menarik suatu kontras perspektif :

Konsep Penjualan menfokuskan pada kebutuhan penjual. Karena itu penjualansibuk  dengan  kebutuhan  penjual   untuk mengubah produk/jasanya  menjadi  cashatau   uang kontan.

Meski sama-sama berusaha meningkatkan penjualan konsep ini lebih mengedepankan produk. Maksudnya, produk kita buat sebaik-baiknya lalu kita baru pikirkan bagaimana cara menjualnya biar laris manis. Ingat yang dikedepankan adalah produk.

Konsep Pemasaran memfokuskan pada kebutuhan pembeli. Karena itu pemasaransibuk dengan pemikiran  memuaskan kebutuhan  pelanggan melalui produk dan keseluruhan barang yang   berhubungan   dengan penciptaan, pengantaran, dan akhirnya pengkonsumsiannya.

Konsep ini mengedepankan permintaan pasar. Maksudnya, kita cari tahu dulu apa yang diinginkan oleh pasar, baru setelah diketahui kita buat produk yang disukai pasar tersebut.Dalam konsep ini tuntutan pasar yang didahulukan dan produk adalah hasil dari survey pasar tadi.

Bagan Perbedaan Konsep Penjualan dan Konsep Pemasaran

Penjualan

Pemasaran

1.      Fokus pada kebutuhan penjual

2.      tekanan pada produk

3.      perusahaan pertama-tama membuat produk dan kemudian mereka-reka bagaimana menjualnya.

4.      manajemen berorientasi ke volume penjualan.

5.      perencanaan berorientasi

1.      Fokus pada kebutuhan pembeli

 

2.      tekanan pada keinginan konsumen

 

3.      perusahaan pertama-tama menentukan apa yang diinginkan konsumen dan kemudian mereka-reka bagaimana membuat dan menyerahkan produknya untuk memenuhi keinginan itu.

4.      manajemen berorientasi ke laba usaha.

5.      perencanaan berorientasi ke hasil jangka panjang, berdasarkan produk-produk baru, pasar hari esok, dan pertumbuhan yang akan datang.

Secara visual dapat digambar kan:

a. Konsep penjualan
Produk->Penjualan dan Promosi->Laba Melalui Jumlah penjualan

b. Konsep pemasaran
Kebutuhan -> pemasaran terpadu ->laba melalui jumlah Kepuasan pembeli

Konsep yang mana yang lebih unggul? Keduanya memiliki keunggulan tapi konsep pemasaranlah yang lebih flexible. Konsep penjualan lebih kaku dalam hal ini karena belum tentu produk yang kita hasilkan disukai oleh pasar. Apalagi dalam konsep pemasaran juga bisa disisipkan konsep penjualan tapi diikuti inovasi agar sesuai selera pasar. Konsep pemasaran yang saat ini banyak dipraktekkan oleh banyak perusahaan, itulah sebabnya seringkali sebelum memproduksi massal sebuah produk baru perusahaan sering membuat sample yang dibagikan gratis untuk menguji reaksi dan tanggapan pasar.

SIKLUS KEHIDUPAN PRODUK (Product Life Cyles)

Jenis produk dalam satu kurun waktu tertentu pemasarannya akan mengalami perubahan dari tidak dikenal menjadi banyak konsumen yang membutuhkannya. Tetapi karena faktor persaingan, adanya produk pengganti dan kebosanan, mengakibatkan konsumen semakin berkurang.

Secara garis besar ciri-ciri perkembangan pasar dan pemasaran pada setiap kehidupan produk ialah :

  • Tahap pengenalan ; dimulai dengan memperkenalkan suatu jenis barang/jasa baru. Biasanya pihak produsen ataupun pemasar produk melakukan berbagai promosi.
  • Tahap pertumbuhan ; dimulai setelah tahap pengenalan berjalan lancar karena banyak konsumen menyukainya maka penjualan pun akan meningkat.
  • Tahap kejenuhan ; yaitu saat banyak perusahaan menghasilkan produk yang sama, persaingan tajam, keuntungan yang diperoleh menurun, mungkin rugi.
  • Tahap penurunan; karena persaingan semakin tajam, jumlah permintaan tidak berkembang bahkan menurun

Tahap-tahap seperti ini sangat wajar, akan tetapi itu bisa diatasi supaya produk terus bertahan dan diterima oleh masyarakat dengan memodifikasi dari berbagai aspek contoh dari komposisinya, jenisnya, disain, pengemasan, dan melakukan promosi lagi.

Beberapa penyebab produk memiliki siklus hidup adalah:

  • Produk memiliki umur terbatas
  • Penjualan produk melewati tahap-tahap yang berbeda, dengan tantangan yang berbeda bagi penjual.
  • Laba naik turun pada tahap yang berbeda dalam siklus hidup produk
  • Produk membutuhkan strategi pemasaran, keuangan, produksi, pembelian dan personel yang berbeda dalam tiap tahap siklus hidup produk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2020
KBI | PT BESTPROFIT FUTURESBAPPEBTI | PT BESTPROFIT FUTURESJFX | PT BESTPROFIT FUTURESForexIndonesia | PT BESTPROFIT FUTURES