PT Best Profit Futures Cabang Pontianak

Saham sektor semen masih layak dilirik

Truk pengangkut semen melintas di kawasan Pabrik Semen Gresik, Tuban, Jawa Timur, Kamis (2/8). PT Semen Indonesia Tbk SMGR mencatat penjualan semen pada semester pertama mencapai 13,3 juta ton atau tumbuh tiga persen bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2017 sekitar 12,9 juta ton. ANTARA FOTO/Moch Asim/foc/18.

PT.Bestprofit – Saham sektor semen masih layak dilirik | PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (21/08) — JAKARTA. Prospek sektor semen tampaknya mulai membaik. Berdasarkan informasi yang diperoleh KONTAN, penjualan semen di tujuh bulan pertama tahun ini naik 5,4% jadi 36,5 juta ton.

Kontribusi terbesar dicatatkan Pulau Jawa yang menyumbang sekitar 57% dengan torehan penjualan 20,4 juta ton. Namun, penjualan di Jakarta dan Jawa Timur turun.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Agung Wiharto menyatakan, perusahaan semen pelat merah ini optimistis kinerja di semester II-2018 bakal lebih positif. Secara historis, permintaan semen cenderung naik di semester dua. SMGR memperkirakan permintaan semen di akhir tahun bakal naik sekitar 5%.

Bertoni Rio, Senior Analyst Research Division Anugerah Sekuritas Indonesia, berpendapat meningkatnya penjualan semen terjadi seiring pembangunan infrastruktur oleh pemerintah maupun pembangunan rumah tapak dari pengembang. “Penjualan di Jakarta dan Jawa timur berkurang karena pembangunan infrastruktur di dua wilayah ini hanya proyek penyelesaian,” ujar dia, kemarin.

Baca Juga :

PT.Bestprofit – Pemerintah siapkan Rp 4 triliun bangun NTB | PT Best Profit Futures Pontianak
PT.Bestprofit – PTPP membidik tender proyek di separuh kedua | PT Best Profit Futures Pontianak
PT.Bestprofit – IHSG melaju lebih dari 1% di awal pekan | PT Best Profit Futures Pontianak
PT.Bestprofit – Harga emas Antam naik Rp 3.000 awal pekan ini | PT Best Profit Futures Pontianak
PT.Bestprofit – Mulai hari ini, transaksi di empat pelabuhan pakai sistem nontunai | PT Best Profit Futures Pontianak

Meski begitu, Bertoni memprediksi kinerja emiten sektor semen masih bakal stagnan. Tapi, ia mengatakan saham semen tetap layak dilirik.

Bertoni memberi rekomendasi hold untuk sektor semen dalam jangka panjang. Untuk emitennya, Bertoni mengatakan saham atau SMGR masih layak dilirik investor. Ia menghitung, price earning ratio (PER) SMGR saat ini mencapai 25 kali, lebih bagus ketimbang emiten semen lain.

PER PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) misalnya, sudah 82 kali. Sedang PER PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) malah minus 5,66 kali. Selain itu net marginSMGR stabil di level 6%. Sementara INTP turun dari 14% menjadi 6% dan net margin SMCB turun 15%.

Bertoni menilai, SMGR lebih stabil dibanding emiten semen lainnya. “Saham SMGR ada kemungkinan rally sampai Rp 10.000 per saham,” terang dia. Di kuartal satu lalu, laba bersih SMGR masih turun, dari sebelumnya Rp 1,09 triliun pada semester I-2017 menjadi Rp 971 miliar pada semester I-2018.

QR BPFNEWS.COMDapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

www.best-profitfutures.com

PT BestProfit Futures

Sumber : investasi.kontan

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

© 2018
KBI | PT BESTPROFIT FUTURESBAPPEBTI | PT BESTPROFIT FUTURESJFX | PT BESTPROFIT FUTURESForexIndonesia | PT BESTPROFIT FUTURES