PT Best Profit Futures Cabang Pontianak

Rilis Risalah BoJ, Emas Tertarik Rendah Jelang Debat AS

PT Best Profit Futures

Best profit – Emas melayang lemah di sesi Asia, Selasa (27/9) akibat risalah pertemuan Juli Bank of Japan menunjukkan dorongan pelonggaran dan investor menunggu hasil dari debat antara dua kandidat utama presiden AS.

Emas untuk pengiriman Desember di divisi Comex Bursa Perdagangan New York turun 0,21% menjadi $1,341.25 per troy ounce.

Semalam, harga emas bergerak di antara keuntungan dan kerugian kecil selama sesi Amerika, Senin, tetap di dekat dua minggu tertinggi dengan perhatian investor berpaling dari bank-bank sentral ke politik Amerika jelang debat pertama presiden AS.

Hanya sekitar enam minggu lagi hingga pemilihan presiden 8 November, pasar akan mengalihkan perhatian ke debat televisi pertama calon presiden AS hari ini.

Debat 90 menit ini akan dimulai pada pukul 08.00 WIB, Selasa pagi WIB di Hofstra University, New York, dengan Lester Holt dari NBC News sebagai moderator

Pelaku pasar sebagian besar mengharapkan kandidat Demokrat Hillary Clinton untuk memenangkan kursi kepresidenan dan belum diperhitungkan dalam implikasi dari kemenangan bagi Donald Trump. Ide Trump di Gedung Putih adalah salah satu yang mengkhawatirkan bagi beberapa investor yang tidak simpatik pada gaya populisnya, gaya tak terduga.

Jajak pendapat terbaru menunjukkan perolehan ketat, dengan Clinton sekali lagi nyaman memimpin dalam perolehan poling yang sangat tipis. Poling Reuters/Ipsos terbaru memberikan Clinton pimpinan suara 4 poin, 41% dan Trump 37%, di antara kemungkinan pemilih.

Logam kuning raih kenaikan mingguan sebesar $31,50, atau 2,34%, pekan lalu, kinerja terbaik dalam hampir dua bulan, setelah Federal Reserve menahan kenaikan suku bunga dan menurunkan jumlah ekspektasi kenaikan suku bunga di tahun depan.

Logam mulia sensitif terhadap pergerakan suku bunga AS, yang mengangkat biaya kesempatan memegang aset non-unggulan seperti emas batangan. Kenaikan bertahap tingkat suku bunga yang lebih tinggi dipandang kurang mengancam harga emas daripada serangkaian peningkatan yang cepat.

The Fed memiliki pertemuan kebijakan yang dijadwalkan pada awal November dan pertengahan Desember. Ekonom percaya pembuat kebijakan akan menghindari kenaikan suku bunga pada bulan November karena pertemuan tersebut jatuh tepat hanya beberapa hari sebelum pemilihan presiden AS. Pasar saat ini menghargai kesempatan 10,3% dari kenaikan suku bunga pada pertemuan bulan November, menurut Perangkat Pemantau Suku Bunga Fed Investing.com.

Dalam minggu ini, pelaku pasar akan fokus terhadap komentar baru Ketua Fed Janet Yellen di tengah ketidakpastian yang sedang berlangsung atas waktu kenaikan suku bunga AS berikutnya.

Selain Yellen, kalender ekonomi dikemas oleh pembicara Fed, serta data kunci seperti barang tahan lama bulan Agustus pada hari Rabu, data pendapatan dan belanja pribadi Jumat. Ada juga revisi akhir PDB kuartal kedua, Kamis. (sumber: investing.com)

BEST PROFIT PONTIANAK

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

© 2017