PT Best Profit Futures Cabang Pontianak

RI Akan Saingi Pelabuhan Singapura

teluk lamong pelabuhan

Bestprofit Futures – RI Akan Saingi Pelabuhan Singapura

Jika tak ada aral melintang, PT Pelindo III akan melakukan pengoperasian perdana pelabuhan Teluk Lamong di Surabaya pada bulan Agustus-September mendatang. Proyek pertama pelabuhan yang berdampingan dengan pelabuhan Tanjung Perak itu, saat ini masih dalam proses pengerjaan akhir.

“Kami sekarang menunggu pasokan listrik dari PLN,” kata Prasetyadi, Presiden Direkur PT Terminal Peti Teluk Lamong, anak usaha dari PT Pelindo III di Surabaya, Minggu (22/6/2014).  Ia menjelaskan, pihaknya memang memiliki rencana membangun power plant sendiri, namun tidak dilakukan tahun ini.Bestprofit Futures

Bisa dibilang, progres pembangunan pelabuhan Teluk Lamong sudah mendekati 90%. Pelabuhan ini dipersiapkan di lahan seluas 360 hektare (ha), namun untuk tahap pertama baru digunakan seluas 38 ha.  “Target untuk tahap pertama ini bisa mengangkut peti kemas sebesar 1,5 juta twenty-foot equivalent units (TEUs),” kata Edi Priyanto di Surabaya, Minggu (22/6).

Bestprofit Futures – Dengan hadirnya Pelabuhan Teluk Lamong, pihak perseroan berharap bisa mengurangi beban pelabuhan di Tanjung Perak. “Konsep ke depannya, pelabuhan Teluk Lamong akan melayani kapar besar dan pelabuhan Tanjung Perak nanti melayani kapal kecil,” jelas Prasetyadi.

Dalam proyek tahap pertama pelabuhan Teluk Lamong, Pelindo III telah menguras investasi sebesar Rp 3,5 triliun. Proyek pelabuhan ini terdiri dari empat tahap, yang akan dilakukan sampai tahun 2030 mendatang dengan total investasi sebesar Rp 20 triliun.

Pelabuhan ini nantinya akan terkoneksi dengan monorel ke pelabuhan Tanjung Perak, dan akses tol langsung ke jalan Tol Surabaya-Gresik.

Bestprofit Futures – PT Pelindo III (Persero) melalui anak usahanya PT Terminal Teluk Lamong saat ini tengah mengembangkan pelabuhan baru yang dinamai Pelabuhan Teluk Lamong yang memiliki jarak tidak jauh dari Pelabuhan Tanjung Perak, Jawa Timur.

Pelabuhan Teluk Lamong ini digadang-gadang akan menyamai kecanggihan pelabuhan Singapura yang saat ini menjadi pusat perdagangan dunia. Hal itu bisa dilihat dari sistem dan teknologi yang digunakan di Pelabuhan Teluk Lamong.

“Pengoperasiannya tidak ada orangnya, semua kami kendalikan lewat control room. Sama seperti di Singapura, sama sekali tidak ada orang di sini,” Prasetyadi menambahkan, ke depan tidak hanya crane dan pintu masuk pelabuhan yang akan disetting semi otomatis, melainkan juga truk pengangkut kontainer dari crane menuju area depo.

Bestprofit Futures – Dengan memanfaatkan teknologi tinggi ini, menurut dia, akan lebih meningkatkan efektifitas aktivitas bongkar muat dan tidak akan memakan waktu lebih dari dua jam untuk memindahkan kontainer ke truk kontainer untuk dibawa ke luar pelabuhan.”Ini akan menjadi pelabuhan percontohan dari Kementerian Perhubungan, dan ini menjadi pelabuhan pertama yang menggunakan semi otomatis,” tegas Prasetyadi.

Tidak hanya itu, teknologi lain juga diterapkan dalam sistem administrasi. Nantinya mulai dari pendaftaran dokumen barang hingga pembayaran biaya operasional akan langsung dilakukan secara digital.”Kami akan benar-benar memaksimalkan teknologi internet, di mana semua akan kami lakukan disitu. Kami akan terkoneksi langsung ke beberapa bank di Indonesia untuk keperluan ini,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

© 2017