PT Best Profit Futures Cabang Pontianak

Proyek listrik 15.200 MW ditunda akibat pembatasan impor

Pekerja dengan alat berat membangun akses jalan masuk area pembangunan PLTU Suralaya Unit 9 dan 10 di Suralaya, Cilegon, Banten, Selasa (22/5). Dua unit PLTU berkapasitas 2 x 1.000 megawatt (MW) itu ditargetkan mulai beroperasi pada 2022 untuk mewujudkan target pencapaian tambahan energi listrik berkapasitas total 114 Gigawatt (GW) pada 2025, sebagai prasyarat menggalakan industrialisasi secara penuh sesuai target pembangunan jangka menengah. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/ama/18

PT.Bestprofit – Proyek listrik 15.200 MW ditunda akibat pembatasan impor | PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (05/09) — JAKARTA. Langkah pemerintah mengurangi beban impor untuk menahan kejatuhan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) bisa menyebabkan penundaan proyek listrik.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignatius Jonan mengatakan, ada sejumlah proyek strategis nasional yang akan dijadwalkan ulang. Proyek kelistrikan merupakan salah satu proyek strategis yang akan ditata ulang dan mendorong penggunaan tingkat komponen dalam negeri (TKDN).

“Tujuannya bagaimana kita mengendalikan impor. Lebih fokus menggunakan produk dalam negeri, TKDN,” ujar Jonan, Selasa (4/9).

Jonan menyebut, TKDN dalam proyek ketenagalistrikan rata-rata mencapai 20%-40%. Sedangkan sisanya dipenuhi dengan impor. Untuk mengurangi impor, proyek 35.000 megawatt (MW) akan mengalami penundaan.

Jonan bilang, proyek yang belum financial close akan ditunda di tahun berikutnya. Jumlahnya mencapai sekitar 15.200 MW. Nilai investasi dari proyek tersebut sekitar US$ 24 miliar-US$ 25 miliar. Dengan penundaan ini, beban impor diproyeksikan berkurang sekitar US$ 8 miliar hingga US$ 10 miliar.

Baca Juga :
PT.Bestprofit – Rupiah terseret kejatuhan rial | PT Best Profit Futures Pontianak
PT.Bestprofit – Rugi Holcim Indonesia (SMCB) membesar meski pendapatan naik | PT Best Profit Futures Pontianak
PT.Bestprofit – Kapitalisasi bursa turun Rp 361 triliun, market cap saham ini justru melonjak | PT Best Profit Futures Pontianak
PT.Bestprofit – BEI antisipasi ramainya pinjam-meminjam saham pada pelaksanaan T+2 | PT Best Profit Futures Pontianak
PT.Bestprofit – Ini kunci sukses PT Timah (TINS) menaikkan laba di semester I 2018 | PT Best Profit Futures Pontianak

“Di awalnya ini (ditargetkan) akan selesai pada tahun 2019. Sekarang ada yang ditunda pada tahun 2021-2026. Bukan dibatalkan, tapi digeser,” imbuh Jonan.

Menurut Jonan, target rasio elektrifikasi tetap akan tercapai meski ada penundaan proyek. ESDM menargetkan rasio elektrifikasi 99% bisa tercapai tahun depan. “Rasio elektrifikasi hari ini sudah 97,3%. Sampai akhir tahun 97,5% bisa,” kata Jonan.

Pengetatan impor barang ini juga berlaku pada sektor hulu migas, pertambangan umum dan energi baru dan terbarukan (EBT). “Prinsipnya kita tidak akan menyetujui rencana impor untuk produk yang sudah bisa dihasilkan dalam negeri. Hasil ekspor harus kembali ke Indonesia, atau bisa ditempatkan di bank-bank pemerintah di luar negeri. Kalau tidak kembali ada sanksi untuk mengurangi ekspornya,” jelasnya.

QR BPFNEWS.COMDapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

www.best-profitfutures.com

PT BestProfit Futures

Sumber : investasi.kontan

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

© 2018
KBI | PT BESTPROFIT FUTURESBAPPEBTI | PT BESTPROFIT FUTURESJFX | PT BESTPROFIT FUTURESForexIndonesia | PT BESTPROFIT FUTURES