PT Best Profit Futures Cabang Pontianak

Bestprofit – Prospek Mingguan: 31 Juli – 4 Agustus

Bestprofit Outlook Forex

Bestprofit – Prospek Mingguan: 31 Juli – 4 Agustus | PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (31/07) – Dolar secara luas melemah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada hari Jumat setelah data menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi A.S. dipercepat pada kuartal kedua, namun pertumbuhan upah tetap lamban.

Indeks dolar A.S., yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang perdagangan enam mata uang utama, berakhir turun 0,61% pada level 93,20, penutupan terendah sejak 22 Juni 2016.

Indeks telah turun sekitar 2,3% sejauh bulan ini dan turun sekitar 9% untuk tahun ini.

Departemen Perdagangan mengatakan pada hari Jumat bahwa produk domestik bruto meningkat pada tingkat tahunan sebesar 2,6% dalam tiga bulan sampai Juni, yang mencakup dorongan dari belanja konsumen. Itu lebih dari dua kali lipat pertumbuhan 1,2% terlihat pada kuartal pertama.

Namun laporan terpisah menunjukkan bahwa pertumbuhan dan inflasi upah tetap terjaga pada kuartal kedua.

Departemen Tenaga Kerja mengatakan upah dan gaji meningkat 0,5% setelah menguat 0,8% pada kuartal pertama.
Indikator inflasi yang disukai The Fed, indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) tidak termasuk makanan dan energi, meningkat pada tingkat 0,9%, kenaikan paling lambat dalam dua tahun.

Prospek inflasi yang tertekan telah menimbulkan keraguan apakah Federal Reserve akan dapat mempertahankan rencana kenaikan suku bunga ketiga tahun ini.

The Fed menurunkan suku bunga yang ditahan pada hari Rabu dan mengatakan bahwa pihaknya memperkirakan akan mulai mengecilkan neraca keuangannya “relatif segera.”

Penurunan ekspektasi stimulus fiskal di bawah administrasi Trump juga telah dimasukkan ke dalam kelemahan dolar baru-baru ini.

Euro menguat terhadap dolar pada hari Jumat, dengan EUR / USD naik 0,63% pada 1,1749, tidak jauh dari level tertinggi dua dan setengah di 1,1775 yang ditetapkan pada hari Kamis.

Euro telah meningkat 2,84% terhadap dolar sejauh bulan ini dan telah menguat sekitar 11% untuk tahun ini, menjadikannya mata uang utama dengan kinerja terbaik terhadap dolar.

Euro telah didorong oleh ekspektasi bahwa Bank Sentral Eropa akan segera mulai menurunkan program stimulusnya.

Dolar jatuh ke posisi terendah enam minggu terhadap yen, dengan USD / JPY turun 0,5% pada 110,68 akhir Jumat.
Dalam minggu depan, investor akan fokus pada laporan pekerjaan A.S. hari Jumat untuk indikasi baru mengenai kemungkinan arah kebijakan Federal Reserve sampai akhir tahun.

Rapat bank sentral di Inggris dan Australia juga akan menjadi fokus. Sementara itu, zona euro akan merilis data awal inflasi dan pertumbuhan kuartal kedua.

Baca Juga :

Best Profit – Harga Emas Anjlok Di Asia Para Pedagangan Waspada Menunggu Laporan Fed
PT Best Profit – Bitcoin dan Ethereum Jatuh Setelah Merosotnya Dolar
Best Profit – Emas Bertahan Meski Dollar Rebound

Menjelang minggu yang akan datang, berikut daftar kejadian penting ini dan mungkin akan mempengaruhi pasar.

Senin 31 Juli
China akan merilis data aktivitas sektor manufaktur dan jasa.

Selandia Baru akan menghasilkan laporan tentang kepercayaan bisnis.

Zona euro akan mempublikasikan perkiraan awal inflasi, sementara Jerman melaporkan penjualan ritel.

Inggris mempublikasikan data tentang pinjaman bersih.

A.S. akan merilis data tentang penjualan rumah dan aktivitas bisnis yang tertunda di wilayah Chicago.

Selasa, 1 Agustus
China mempublikasikan manufaktur PMI Caixin.

Reserve Bank of Australia akan mengumumkan suku bunga acuan dan menerbitkan pernyataan tingkat yang menguraikan kondisi ekonomi dan faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan kebijakan moneter.

Zona euro akan merilis data awal pada pertumbuhan ekonomi kuartal kedua.

Inggris akan merilis data aktivitas manufaktur.

A.S. akan merilis data pengeluaran pribadi dan Institute for Supply Management akan menerbitkan indeks manufakturnya.

Rabu, 2 Agustus
Selandia Baru akan merilis laporan pekerjaan kuartalannya.

Australia akan melaporkan persetujuan bangunan.

Inggris akan merilis data aktivitas konstruksi.

A.S. akan merilis laporan nonfarm payrolls ADP.

Kamis, 3 Agustus
Australia akan melaporkan neraca perdagangan.

Inggris akan merilis data aktivitas sektor jasa.

Bank of England akan mengumumkan keputusan suku bunga tertingginya dan mempublikasikan risalah pertemuannya bersamaan dengan laporan inflasi kuartalannya. Gubernur BoE Mark Carney, bersama dengan pejabat lainnya, mengadakan konferensi pers untuk membahas laporan inflasi.

A.S. adalah untuk merilis data klaim pengangguran, pesanan pabrik dan ISM adalah untuk menerbitkan indeks non-manufakturnya.

Jumat 4 Agustus
RBA akan menerbitkan pernyataan kebijakan moneter terbarunya, sementara Australia akan merilis data penjualan eceran.

Kanada dan A.S. akan mengumpulkan data dengan data perdagangan dan kedua negara juga akan merilis laporan pekerjaan bulanan mereka.

QR BPFNEWS.COMDapatkan informasi terbaru di PT Best ProfitFutures

www.best-profitfutures.com

PT Best Profit Futures

Sumber : investing

One Response to Bestprofit – Prospek Mingguan: 31 Juli – 4 Agustus

  1. […] Bestprofit – Prospek Mingguan: 31 Juli – 4 Agustus […]

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

© 2017