PT Best Profit Futures Cabang Pontianak

Produk Indonesia di Kancah Dunia

produk indonesia

Bestprofit Futures – Produk Indonesia di Kancah Dunia

Di tengah ancaman potensi membanjirnya produk impor saat penerapan pasar bebas Asia Tenggara atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), masih ada secercah harapan untuk meningkatkan ekspor. Sebab, kualitas produk buatan Indonesia sudah diakui dunia.Saat pasar dalam negeri dibanjiri pelbagai produk impor negara lain, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi pernah menceritakan kejayaan dan ketangguhan produk dalam negeri di pasar dunia. Menurutnya, produk Indonesia punya kualitas yang baik dan tidak ada tandingannya di pasar dunia.

Luthfi ingin produk Indonesia lainnya berbondong-bondong menyerbu pasar dunia. Mantan Dubes Indonesia untuk Jepang ini meyakini banyak produk Indonesia yang potensial menyerbu pasar dunia. Harapan menteri Luthfi bukan tidak mungkin terealisasi mengingat produk Indonesia punya catatan baik di dunia, termasuk di sepak bola dunia.

Tidak dipungkiri, sepak bola kini tidak lagi hanya sebuah cabang olah raga. Dalam beberapa dekade terakhir, sepak bola menjadi ladang bisnis yang menggiurkan dan menjanjikan keuntungan besar.

Setelah pelbagai merek Indonesia mejeng di panggung sepak bola dunia, kini produk asli Indonesia pun mulai mencuri perhatian. Merdeka.com mencatat beberapa produk buatan Indonesia yang diakui sepak bola dunia. Berikut paparannya.

Bukan rahasia lagi jika bola buatan Indonesia pernah menjadi bagian dalam ajang piala dunia 1998 di Perancis serta Piala Dunia 2002 di Korea dan Jepang.

“Dulu itu (Piala Dunia Jepang). Kita dipakai karena kita bekerja sama dengan pemegang license yaitu Adidas. Dulu hampir 100.000 bola yang dipakai dari kita,” ujar Direktur PT Sinjaraga Santika Sport Irwan Suryanto kepada merdeka.com di Jakarta, Rabu (4/9).

Kerja sama tersebut memberikan efek yang besar untuk Indonesia. Alasannya, bola buatan Indonesia dipakai di ajang-ajang Internasional selain piala dunia. Saat ini bola buatan Indonesia masih dipakai di Liga Amerika (Major League Soocer/MLS) serta di ajang Copa America.

“Brasil pernah diminta untuk memproduksi hampir mencapai 1 juta bola pada tiga tahun lalu. Bola tersebut dipakai untuk liga Brasil,” katanya.

Dia mengatakan sebelum mendapatkan sertifikat dari FIFA, bola buatan Indonesia harus diuji di Merchandise Testing Lab dan Instituto Italiano Sicurezza Dei Giocattoli untuk mendapatkan sertifikasi tersebut. Irwan menegaskan perusahaannya merupakan satu-satunya pemilik sertifikasi bola sepak dari FIFA di Indonesia.

“Kita terbesar di Indonesia, terbaik dan kita punya sertifikat. Standar kita FIFA.”

Produk buatan Indonesia sudah sejak lama diakui dunia. Meski belum menggunakan brand Indonesia, namun kualitas produk buatan Indonesia cukup dipercaya.

Salah satu buktinya, produsen olah raga NIKE sudah sejak lama mempercayakan pembuatan jersey klub papan atas Liga Inggris Manchester United ke pabrik di Indonesia. Jersey yang diproduksi di Indonesia tidak hanya untuk dijual, tapi juga yang dikenakan skuat setan merah berlaga di lapangan hijau.

Kostum MU dengan logo Chevrolet yang akan dikenakan Robin van Persie dan kawan-kawan pada musim 2014/2015 pun dibuat di Indonesia.

“Jersey yang dipakai pemain Manchester United juga dibuat Indonesia,” ujar Brand Manager The Official Store Manchester United Indonesia, Ari Haryanto kepada merdeka.com, Kamis (17/7).

Dia menjelaskan, sebenarnya sudah sejak lama jersey MU dibuat di Indonesia, hanya saja tidak banyak yang tahu karena dulu tidak ada kewajiban SNI (standar Nasional Indonesia). Dengan kewajiban SNI, maka produk buatan Indonesia harus menyertakan tempat pembuatan.

Di kerah jersey bagian belakang, tertulis made in Indonesia. “Setelah adanya SNI, baru dua musim ini diberi label made in Indonesia,” katanya.

Ari menuturkan, kostum Manchester United dibuat PT Tuntex Garment Indonesia yang berlokasi di Cikupa, Tangerang, Banten.

“Dulu orang tahu ya hanya NIKE, padahal yang bikin PT Tuntex Garment Indonesia. Pabriknya di Tangerang,” ujar Ari.

Dia menuturkan, kualitas produk garmen Indonesia sudah diakui. Namun, Ari mengaku tidak tahu persis soal bahan untuk jersey MU yang disebut-sebut dibuat dari barang daur ulang.

“Kalau untuk proses produksinya saya tidak tahu persis, apakah bahan dari NIKE dan hanya dijahit di Indonesia atau memang bahan juga dari Indonesia,” ucapnya.

Untuk satu jersey original MU dibanderol seharga Rp 759.000. Dia mengatakan, jersey MU yang dibuat di pabrik tersebut juga sudah diekspor ke seluruh dunia.

“Jadi sekarang semua tahu karena di bagian belakangnya ada tulisan made in Indonesia,” tegasnya.

Jika dibandingkan dengan merek ternama semacam Nike atau Adidas, produk dengan merek Mizuno memang kurang familiar di telinga. Salah satu pemain top dunia yang merasakan menggunakan sepatu ini adalah legenda lapangan hijau asal Brasil Rivaldo.

Yang jelas, Indonesia perlu berbangga hati mengingat merek ini adalah buatan dalam negeri. Mizuno diproduksi PT. Panarub Dwikarya. Lokasi pabriknya di Tangerang, Banten.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

© 2017