PT Best Profit Futures Cabang Pontianak

Negosiasi

negosiasii1

Bestprofit Futures – Negosiasi

Pernahkah Anda harus bernegosiasi dengan seseorang tanpa persiapan matang? Pernahkah Anda kalah bahkan mengalah dalam sebuah negosiasi dengan mitra bisnis Anda? Mengapa bisa ada orang yang rasanya gampang sekali memenangkan setiap negosiasi? Namun di sisi lain, mengapa ada saja orang yang selalu memiliki posisi lemah dalam sebuah proses negosiasi? Trik apa sih yang dipakai orang-orang yang selalu memenangkan negosiasinya? Nah, jika Anda ingin belajar memenangkan suatu proses negosiasi, yuk coba ikuti beberapa trik di bawah ini

Negosiasi adalah sebuah bentuk interaksi sosial saat pihak – pihak yang terlibat berusaha untuk saling menyelesaikan tujuan yang berbeda dan bertentangan. Menurut kamus Oxford, negosiasi adalah suatu cara untuk mencapai suatu kesepakatan melalui diskusi formal.

Negosiasi merupakan suatu proses saat dua pihak mencapai perjanjian yang dapat memenuhi kepuasan semua pihak yang berkepentingan dengan elemen-elemen kerjasama dan kompetisi. Termasuk di dalamnya, tindakan yang dilakukan ketika berkomunikasi, kerjasama atau memengaruhi orang lain dengan tujuan tertentu. Contoh kasus mengenai negosiasi, seperti Christopher Columbus meyakinkan Ratu Elizabeth untuk membiayai ekspedisinya saat Inggris dalam perang besar yang memakan banyak biaya.

Memang tidak mudah untuk membuat pihak lain yang lebih kuat menyepakati kerjasama dengan Anda. Namun, Anda bisa mendorongnya untuk meneken perjanjian bila menerapkan pendekatan yang benar dan sesuai.

Jangan biarkan ketakutan akan persaingan mengaburkan ketajaman Anda dalam berpikir. Seringkali, jika kandidat lain tengah diwawancarai atau enam vendor dibidik untuk kontrak, kita tergoda untuk menurunkan tuntutan kita.

Jangan turunkan? nilai Anda. Pikirkan tentang ketrampilan dan keahlian Anda dalam menyajikan hal yang orang lain tidak bisa berikan.?Untuk menaklukkan ketakutan Anda, hal terpenting yang harus dilakukan ialah mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya.

Buatlah daftar berisi apa yang Anda inginkan dari negosiasi dan mengapa dan kemudian pelajari motivasi, kendala dan tujuan lawan Anda sehingga Anda bisa melakukan curah gagasan mengenai berbagai solusi kreatif yang akan bisa disepakati kedua belah pihak.

Temukan data untuk membantu Anda menjelaskan masalah Anda dan bangunlah kepercayaan dengan mendengar dan melontarkan pertanyaan. Semua ini akan membantu Anda tetap tenang dan lancar dalam bernegosiasi.

Negosiator terbaik bisa melakukan kesalahan fundamental. Pastikanlah semua persiapan Anda tidak akan sia-sia dalam melakukan negosiasi bisnis dengan menghindari sejumlah jebakan yang kerap ditemui seperti ini.

  • Tidak mendengar:Menghabiskan waktu berjam-jam atau berhari-hari hanya untuk menyiapkan argumentasi Anda akan dengan sendirinya membuat Anda ingin membagikan minat Anda, menguraikan opsi-opsi yang ada dan sebagainya. Namun, saat ANda masuk ke ruangan rapat, fokuslah pada mendengar dan melontarkan pertanyaan sebanyak mungkin (jika memungkinkan tidak lebih sering daripada) waktu yang dibutuhkan dalam presentasi.
  • Korbankan minat Anda untuk menjaga hubungan baik:Uruslah hubungan Anda dan rekan Anda secara terpisah. Jangan campur adukkan dalam ruang perundingan. Jika ada masalah kepercayaan yang muncul, haruslah diselesaikan dulu sebelum berlanjut ke substansi perundingan bisnis.
  • Fokus pada posisi, bukan kepentingan:Mudah untuk menyatakan apa yang Anda kehendaki kemudian membahas rincian dalam perjanjian. Namun, kedua pihak harus menyediakan waktu dalam memahami faktor pendorong di balik posisi itu atau Anda tak akan bisa mencapai kesepakatan yang memuaskan kedua pihak.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

© 2017