PT Best Profit Futures Cabang Pontianak

PT Bestprofit – Minyak turun dari level tertinggi 2015 seiring kenaikan output A.S. yang membebani prospek

Best Profit - Minyak mentah

PT Bestprofit – Minyak turun dari level tertinggi 2015 seiring kenaikan output A.S. yang membebani prospek | PT Best Profit Futures Pontianak

PT Bestprofit (22/12) – Harga minyak pada hari Jumat yang turun dari level tertinggi 2015 mencapai sesi sebelumnya, terbebani oleh kenaikan output A.S. dan pembukaan kembali pipa perpanjangan Januari yang diharapkan di Laut Utara.

Volume penjualan berjangka minyak mentah menurun dengan cepat saat para pedagang menutup posisi menjelang istirahat Natal dan Tahun Baru yang akan datang.

Minyak mentah berjangka A.S. West Texas Intermediate (WTI) berada di $ 58,15 per barel pada pukul 0130 GMT, turun 21 sen atau 0,4 persen, dari pemukiman terakhir mereka.

Minyak mentah Brent berjangka, patokan internasional untuk harga minyak, berada di $ 64,64 per barel, turun 26 sen atau 0,3 persen.
Brent pada hari Kamis ditutup pada $ 64,90 per barel, tertinggi sejak Juni 2015.

Penurunan pada hari Jumat sebagian besar disebabkan oleh prospek kenaikan pasokan yang memicu pedagang untuk menjual dari posisi panjang menjelang akhir tahun.

Jeffrey Halley, analis pasar senior di pialang berjangka Oanda di Singapura mengatakan ada “kekurangan momentum saat musim liburan menundukkan volume perdagangan”.

Dengan mempertimbangkan prospek harga minyak secara fundamental, perkiraan kembalinya 450.000 barel per hari (bpd) Forties pipeline system di Laut Utara pada bulan Januari.

Pipa tersebut, yang memberikan kontrak berjangka minyak mentah Brent futures, ditutup pada awal bulan ini karena adanya retakan. Operator Ineos mengatakan pada hari Kamis bahwa pihaknya memperkirakan akan menyelesaikan perbaikan seputar Natal dan secara bertahap akan me-restart sistem tersebut pada awal Januari.

Baca Juga :

PT Best profit Harga Emas Turun karena Dollar Kehilangan Momentum Terhadap Kegagalan Reformasi Perpajakan

Best Profit – Minyak Mentah di Asia Setelah Perkiraan API Menunjukkan Penurunan Lebih Besar dari yang Diharapkan

Best profit – Saham Asia melemah karena pemotongan pajak obligasi AS

Istilah yang lebih panjang, analis mengatakan kenaikan produksi minyak mentah di Amerika Serikat, yang mendekati 10 juta bpd, juga akan membebani harga minyak, yang merongrong upaya yang dipimpin oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekelompok produsen non-OPEC , termasuk Rusia, untuk memperketat pasar.

“Pasokan diperkirakan akan tumbuh lebih jauh, membuka jalan ke pasar dengan kelebihan pasokan, yang sekali lagi dapat menurunkan tekanan terhadap harga minyak,” kata konsultan Rystad Energy dalam sebuah catatan.

“Pada tahun 2018 Rystad Energy memperkirakan pasokan minyak (minyak) tumbuh sekitar 1,9 juta bph … Pengembalian volume OPEC setelah kesepakatan pemotongan saat ini telah berakhir, ditambah dengan pertumbuhan output yang kuat dari serpihan Amerika Utara, dapat mengakibatkan kelebihan pasokan pasar pada 2019, lagi-lagi menekan tekanan pada harga minyak, “kata Rystad.

Perjanjian untuk menahan persediaan dimulai pada bulan Januari tahun ini dan akan berakhir pada akhir tahun 2018.

DQR BPFNEWS.COMapatkan informasi terbaru di PT Best profit Futures

www.best-profitfutures.com

PT Best Profit Futures

Sumber : investing

One Response to PT Bestprofit – Minyak turun dari level tertinggi 2015 seiring kenaikan output A.S. yang membebani prospek

  1. […] PT Bestprofit – Minyak turun dari level tertinggi 2015 seiring kenaikan output A.S. yang membe… […]

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

© 2018
KBI | PT BESTPROFIT FUTURES BAPPEBTI | PT BESTPROFIT FUTURES JFX | PT BESTPROFIT FUTURES