PT Best Profit Futures Cabang Pontianak

Best Profit – Investor ini tidak melihat tanda-tanda pasar beruang datang

Best profit Crude Oil

Best Profit – Investor ini tidak melihat tanda-tanda pasar beruang datang | PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (14/11) – Harga minyak mentah mixed di Asia pada hari Selasa dengan perkiraan industri mingguan persediaan A.S. di depan serta angka permintaan dan permintaan bulanan dari Badan Energi Internasional yang berbasis di Paris.

Di New York Mercantile Exchange crude futures untuk pengiriman Desember turun 0,05% menjadi $ 56,73 per barel, sementara di London Intercontinental Exchange, Brent naik tipis 0,03% menjadi $ 63,16 per barel.

American Petroleum Institute (API) melaporkan persediaan produk mentah dan olahan mingguan pada hari Selasa.

Stok minyak mentah di A.S. terlihat turun 2,850 juta barel, sementara sulingan diperkirakan akan mencatat penurunan 1,775 juta barel dan persediaan bensin terlihat turun 1,025 juta barel.

Perkiraan API diikuti oleh data resmi dari Administrasi Informasi Energi pada hari Rabu. Angka API dan EIA sering menyimpang.

Semalam, harga minyak mentah menguat pada hari Senin, karena investor mempertimbangkan prospek gangguan pasokan di tengah meningkatnya ketegangan Timur Tengah sementara ekspektasi kenaikan di output minyak mentah AS memicu momentum kenaikan.

Harga minyak mentah diperdagangkan pada kisaran sempit pada Senin karena investor mempertimbangkan prospek gangguan pasokan di Timur Tengah yang mendukung rally lebih lanjut dalam harga minyak mentah terhadap ekspektasi bahwa produsen A.S. akan meningkatkan output.

Baca Juga :

BestProfit – Harga Emas Melonjak Hampir 3-Weeks Tertinggi di tengah Kelemahan Dollar
Bestprofit – Saham Asia tergelincir karena keraguan pajak A.S. membukukan kemenangan beruntun global
PT Bestprofit – Harga Emas / Perak / Tembaga – Prospek Mingguan: 13-18 November

Ketegangan Timur Tengah tumbuh akhir pekan lalu, memicu ekspektasi gangguan pasokan di kawasan tersebut setelah Bahrain mengatakan bahwa Iran berada di balik ledakan pipa minyak utama. Pasokan dipulihkan, bagaimanapun, karena Saudi Aramco mengatakan Senin bahwa pihaknya sepenuhnya melanjutkan pemompaan minyak mentah ke Bahrain.

Meskipun ekspektasi untuk kenaikan di output AS, para pedagang tetap yakin bahwa hambatan output OPEC akan terus mendukung momentum kenaikan harga minyak menjelang pertemuan Opec November 30 yang lalu, di mana secara luas diperkirakan bahwa OPEC akan memperluas kesepakatan globalnya mengenai pemotongan produksi di luar Maret.

Pada bulan Mei, produsen OPEC sepakat untuk memperpanjang pemotongan produksi untuk periode sembilan bulan sampai bulan Maret, namun mengalami penurunan produksi sebesar 1,2 juta bpd yang disepakati pada bulan November tahun lalu.

DQR BPFNEWS.COMapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

www.best-profitfutures.com

PT Bestprofit Futures

Sumber : investing

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

© 2017