PT Best Profit Futures Cabang Pontianak

Fluktuasi Emas Hari ini

gold

Bestprofit Futures – Fluktuasi Emas 20 Juni 2014

Fluktuasi harga emas dikejutkan dengan lompatan cukup tinggi ke level US$ 1.314 per ounce setelah menguat US$ 41,40 atau 3,3 persen di divisi Comex New York Mercantile Exchange. Pada pembukaan pagi ini, harga emas bahkan sempat terdongkrak ke level 1.321 per ounce.

Harga emas dapat terus menguat jika level support masih berada di kisaran US$ 1.306 per ounce. Dia mengungkapkan, harga emas dapat berpotensi menguat ke area  US$ 1.329-US$ 1.331 per ounce selama kisaran support masih bertengger di level tersebut.

“Sementara pergerakan di bawah US$ 1.306 per ounce, membuka potensi pelemahan ke area support selanjutnya di kisaran US$ 1.297 per ounce,” ungkap Ariston seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, Jumat (20/6/2014).

Harga emas kembali menunjukkan sinarnya dengan kembali mendobrak level di atas US$ 1.300 per ounce. Kini emas untuk pengiriman Agustus melompat hingga US$ 41,40 atau 3,3 persen ke level US$ 1.314 per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange.

Harga emas melanjutkan perolehannya di level tinggi dua bulan pada sesi Asia Jumat (20/06) ini, seiring dengan jatuhnya Dolar AS dan kurangnya kepastian atas komitmen The Fed untuk menaikkan suku bunga. Hal ini membuat para investor logam mulia buru-buru membeli kembali emas mereka.

Suku bunga rendah, seperti yang diterapkan The Fed, akan melemahkan Dolar. Emas yang selalu berbanding terbalik dengan Dolar mendapatkan keuntungan karena kelemahan mata uang Amerika Serikat tersebut.

Harga emas pada perdagangan pekan ini memang kembali menunjukkan sinarnya dengan mendobrak level di atas US$ 1.300 per ounce. Angka tersebut merupakan level tertinggi sejak 14 April lalu seperti dituntukkan data FactSet.

Sejauh ini, tingginya harga emas masih dipicu kekhawatiran pasar menghadapi rencana pengiriman 300 penasihat militer Amerika Serikat (AS) ke Irak serta sinyal Gubernur Bank Sentral AS (The Fed) Janet Yellen yang menunjukkan sinyal untuk tetap mempertahankan suku bunga acuannya di level rendah.Dukungan penguatan dari pernyataan Bank Sentral AS diprediksi tidak akan berlangsung lama. Sementara konflik Irak diprediksi akan terus memicu sentimen lindung nilai pada harga emas.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

© 2017