PT Best Profit Futures Cabang Pontianak

Euro Menguat Tajam

eur

PT.Bestprofit Futures (13/05) –

Euro Menguat Tajam

PT.Bestprofit Futures – Euro menguat tajam terhadap dollar pada hari Selasa mengakhiri empat sesi beruntun, sebagai kekalahan obligasi global yang mengguncang pasar untuk hari kedua berturut-turut.EUR / USD melonjak ke sesi tinggi dari 1,1278 di perdagangan pagi Eropa, sebelum pedagang mata uang dikupas beberapa keuntungan mereka di US perdagangan sore sebagai pasangan jatuh sedikit ke 1,212, naik 0,0975 atau 0,51%.

Di Eropa, imbal hasil 10-tahun obligasi Jerman melonjak lebih dari selusin basis poin menjadi 0,73%, memperpanjang Senin sell-off ketika mereka naik enam basis poin 0,54-0,60. Meskipun mengakhiri sesi Selasa sedikit lebih rendah di 0,68%, imbal hasil masih bergerak lebih dari 14% pada hari itu. Imbal hasil peningkatan utang pemerintah saat harga obligasi menurun.

Imbal hasil 10-tahun obligasi Perancis, sementara itu, naik sembilan basis poin menjadi 0,99% dan sekarang oleh 56 basis poin selama satu bulan terakhir. Harga obligasi di utang Italia dan Spanyol terus terjun, sebagai hasil 10-tahun naik 10 dan 13 basis poin masing-masing menjadi 1,86 dan 1,87%.

investor berangkat dari perdagangan yang ramai di pematang 10 tahun, mereka mencari perlindungan di euro di awal sesi perdagangan pada hari Selasa yang menyebabkan mata uang Euro menguat terhadap Dolalr AS. Euro juga mendapat dukungan dari perkembangan positif dalam krisis utang Yunani, setelah berita pecah bahwa Athena melunasi pinjaman € 750.000.000 untuk Dana Moneter Internasional secara penuh sebelum batas waktu Selasa.

Awal musim semi ini, imbal hasil utang Eropa jatuh ke rekor terendah setelah-awal € 60 miliar per bulan program pelonggaran kuantitatif ambisius Bank Sentral Eropa. Hasil pada 10-tahun obligasi Jerman, misalnya, hampir jatuh ke wilayah negatif pada akhir April sebelum rebound selama dua minggu terakhir. Kenaikan ekspektasi inflasi, harga minyak bergelombang dan kurangnya likuiditas di pasar obligasi global diyakini telah menyebabkan besar sell-off.

Pasar obligasi AS melemah pada hari Senin, sebagai imbal hasil 30-tahun Treasury yang bergerak di atas 3% untuk pertama kalinya pada tahun 2015 dan kurva imbal hasil antara 5 Tahun dan 30 tahun obligasi pindah ke level paling tajam sejak akhir lalu tahun. Pada hari Selasa, imbal hasil 10-tahun Treasury mencapai tertinggi enam bulan di 2,36%, sebelum jatuh kembali 10 basis poin pada penutupan.

Memeras obligasi dampak mata uang di Asia, seperti rupiah Indonesia jatuh ke level terendah terhadap dolar dalam beberapa dekade sementara rupee India turun ke tahunan rendah. USD / IDR naik menjadi 13.160 pada hari Selasa, naik lebih dari 1,5% sejak pertengahan April. Sementara itu, USD / INR melonjak ke 64,146, naik hampir 3% sejak awal April. Selain itu, baht Thailand jatuh ke 33,734, level terlemah terhadap dolar sejak 2009.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

© 2017