PT Best Profit Futures Cabang Pontianak

Best Profit – Emas, Perak, Tembaga Outlook Mingguan : 25-29 September

BestProfit Gold, Silver, Copper

Best Profit – Emas, Perak, Tembaga Outlook Mingguan : 25-29 September | PT Best Profit Futures Pontianak

Best Profit (25/09) – Harga emas menguat pada hari Jumat, menarik diri dari level terendah sesi empat minggu sebelumnya karena risk aversion meningkat dan dolar A.S. turun di tengah meningkatnya ketegangan di semenanjung Korea.

Kontrak emas untuk pengiriman Desember naik 0,51% pada $ 1,301.45 di divisi Comex New York Mercantile Exchange.

Logam mulia tersebut meningkat setelah Korea Utara mengatakan pada hari Jumat bahwa pihaknya dapat menguji bom hidrogen di atas Samudra Pasifik setelah Presiden A.S. Donald Trump mengancam untuk “menghancurkan sepenuhnya” negara tersebut jika A.S. dipaksa untuk mempertahankan diri atau sekutu-sekutunya.

Ucapan tersebut menambah kekhawatiran bahwa retorika yang meningkat dapat menyebabkan satu sisi salah menafsirkan yang lain, dengan konsekuensi berbahaya. Banyak investor menyukai emas selama masa ketidakpastian geopolitik.

Bahkan dengan kenaikan Jumat, emas berjangka berakhir pekan ini turun 2,09% setelah pernyataan kebijakan Federal Reserve pada hari Rabu mengindikasikan bahwa pihaknya masih berada di jalur untuk menaikkan suku bunga di bulan Desember.

Emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga, yang mengangkat biaya kesempatan untuk menahan aset yang tidak menghasilkan seperti bullion, sambil meningkatkan dolar, di mana harganya terjangkau.

Di tempat lain dalam perdagangan logam mulia, perak berada di $ 17,05 per troy ounce pada akhir Jumat, sementara platinum menetap di $ 933.45 dengan kedua logam tersebut mencatat penurunan mingguan kedua. Palladium menambahkan pada 0,77% menjadi $ 918,55 per troy ounce namun masih mencatat penurunan mingguan ketiga berturut-turut.

Di antara logam dasar, tembaga berakhir pada $ 2,95 per pon meskipun ada kekhawatiran tentang perlambatan permintaan dari China.

Lembaga pemeringkat Standard & Poor’s menurunkan peringkat China pada hari Kamis, dengan mengatakan bahwa “periode pertumbuhan kredit jangka panjang yang kuat telah meningkatkan risiko ekonomi dan keuangan China.”

Dalam minggu depan, pelaku pasar akan mengalihkan perhatian mereka pada komentar baru dari Ketua Federal Reserve Janet Yellen saat ekspektasi mulai tumbuh untuk kenaikan suku bunga Desember.

Investor akan fokus pada sepasang pidato dari Presiden ECB Mario Draghi serta ucapan dari kepala bank sentral di Inggris, Kanada dan Jepang.

Baca Juga :

Bestprofit – Komoditas – Harga Emas Jatuh karena Hasil Menghasilkan Kuat
Bestprofit – Harga Minyak Mentah Menurun Turun di Bawah Data Stokpile
PT Bestprofit – Emas Sinks ke 4-Minggu Rendah sebagai Harapan Tingkat Hike Akhir Rate Spike

Menjelang minggu yang akan datang, berikut daftar kejadian penting ini dan kemungkinan akan mempengaruhi pasar.

Senin, 25 September
Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda akan berbicara di sebuah acara di Osaka.

Institut Ifo akan melaporkan iklim bisnis Jerman.

Presiden Fed New York William Dudley dan Presiden Chicago Charles Evans keduanya bermaksud untuk berbicara.

Presiden ECB Mario Draghi akan memberi kesaksian tentang ekonomi di Parlemen Eropa di Brussels.

Selasa 26 September
Kepala Fed Minneapolis Neel Kashkari dan Gubernur Fed Lael Brainard keduanya berbicara.

Selandia Baru akan merilis data kepercayaan bisnis.

A.S. adalah untuk menghasilkan laporan tentang kepercayaan konsumen dan penjualan rumah baru.

Kemudian pada hari itu, Ketua Fed Janet Yellen dijadwalkan menyampaikan pidato di Cleveland.

Rabu, 27 September
A.S. akan merilis laporan pesanan barang tahan lama dan penjualan rumah yang tertunda. Kemudian pada hari itu Gubernur Fed Lael Brainard berbicara.

Gubernur Bank of Canada Stephen Poloz akan menyampaikan pidato di Newfoundland.

Kamis, 28 September
Reserve Bank of New Zealand akan mengumumkan suku bunga acuan dan menerbitkan pernyataan tingkat yang menguraikan kondisi ekonomi dan faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan kebijakan moneter.

Jerman akan merilis angka inflasi awal.

Gubernur BoJ Haruhiko Kuroda akan berbicara di sebuah acara di Tokyo.

Gubernur Bank of England Mark Carney dijadwalkan menyampaikan ucapan di London. Wakil Ketua Fed Stanley Fischer juga berbicara di acara yang sama.

A.S. akan merilis data akhir untuk pertumbuhan kuartal kedua serta data klaim pengangguran.

Jumat 29 September
China mempublikasikan manufaktur PMI Caixin.

Jerman akan melaporkan penjualan eceran.

Inggris mempublikasikan angka di rekening giro dan perkiraan akhir pertumbuhan kuartal kedua.

Zona euro akan menerbitkan angka inflasi kilat untuk bulan September.

Kanada akan melaporkan pertumbuhan ekonomi untuk bulan Juli.

A.S. akan merilis laporan pendapatan dan pengeluaran pribadi, yang mencakup data pengeluaran pengeluaran konsumsi pribadi, metrik yang disukai Fed untuk inflasi serta data aktivitas manufaktur di wilayah Chicago.

Kepala ECB Mario Draghi dijadwalkan untuk berbicara di London.

QR BPFNEWS.COMDapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

www.best-profitfutures.com

PT Bestprofit Futures

Sumber : investing

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

© 2018
KBI | PT BESTPROFIT FUTURES BAPPEBTI | PT BESTPROFIT FUTURES JFX | PT BESTPROFIT FUTURES