PT Best Profit Futures Cabang Pontianak

Emas Melemah di Asia

PT.Bestprofit Futures (14/04) –

Emas Melemah di Asia

PT.Bestprofit Futures – Emas sedikit melemah pada hari Selasa di awal sesi perdagangan Asia dengan fokus pada data yang akan datang dari AS untuk mendapatkan informasi tentang waktu kemungkinan Federal Reserve untuk menaikan tingkat suku bunga yang secara luas diharapkan pada tahun ini.

Pada divisi Comex New York Mercantile Exchange, emas berjangka untuk pengiriman Juni turun 0,04 berdetak% menjadi $ 1,198.80 per troy ounce.Di tempat lain, perak untuk pengiriman Mei turun 0,29% menjadi 16,243.Tembaga untuk pengiriman Mei naik 0,04% menjadi $ 2,719.

Pada hari Senin, China mengatakan ekspor menurun 15% pada basis tahun-ke tahun, satu bulan setelah naik hampir 50%.

Impor Cina untuk bulan Maret juga turun sebesar 12,7%, setelah turun 20,5% pada bulan Februari. Cina adalah pembeli terbesar kedua di dunia emas. Negara Asia juga merupakan konsumen terbesar di dunia tembaga. Pada tahun 2014, China menyumbang lebih dari 40% dari total pasokan dunia.

Semalam, emas berjangka tergelincir pada Senin pengupas beberapa keuntungan dari akhir pekan lalu, sebagai dolar terus menguat terus menguat.

Komoditas denominasi dolar seperti emas menjadi lebih mahal untuk pembeli asing dalam periode dolar yang lebih kuat.

Setelah ruam data mengecewakan pekan lalu, investor diturunkan menjelang logam mulia dari rilis sejumlah indikator ekonomi utama selama beberapa hari berikutnya. Analis memperkirakan sedikit kenaikan dari 1,1% di US Retail Laporan Penjualan Selasa, serta sedikit peningkatan dalam Producer Price Index, yang juga akan dirilis pada hari Selasa.

Ekonom, meskipun, telah diperkirakan penurunan 0,3% dalam produksi industri dari bulan lalu dan akan memantau housing starts untuk bulan Maret, setelah angka menurun tajam sebesar 17% pada bulan sebelumnya. Para pembuat kebijakan juga menunggu rilis dari Indeks Harga Konsumen untuk bulan Maret pada hari Jumat untuk mengukur inflasi.

Bulan lalu, kursi Federal Reserve Janet Yellen menunjukkan bahwa ia ingin melihat gerakan inflasi menuju tujuan target 2% sebelum Fed memutuskan pada waktu kenaikan suku bunga. Indeks rebound 0,2% pada bulan Februari, setelah turun tajam sebesar 0,7% pada bulan sebelumnya.

Data ekonomi bearish lanjutan bisa menyulut harapan untuk keterlambatan dalam menaikkan suku. Emas, yang tidak melekat pada suku bunga atau dividen, berjuang untuk bersaing dengan aset bantalan hasil tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2020
KBI | PT BESTPROFIT FUTURESBAPPEBTI | PT BESTPROFIT FUTURESJFX | PT BESTPROFIT FUTURESForexIndonesia | PT BESTPROFIT FUTURES