PT Best Profit Futures Cabang Pontianak

Bestprofit – Dolar Melemah di Awal Asia Karena Utang A.S., Politik Pajak

Bestprofit - Forex Dollar

Bestprofit – Dolar Melemah di Awal Asia Karena Utang A.S., Politik Pajak | PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (07/09) – Dolar diperdagangkan sedikit melemah terhadap yen di awal Asia karena pembicaraan untuk menaikkan plafon utang A.S. menyeret dan investor khawatir mendapatkan pemotongan pajak melalui Kongres A.S..

USD / JPY turun 0,04% menjadi 109,19, sementara AUD / USD diperdagangkan di 0,8008, naik 0,07%.

Australia melaporkan neraca perdagangan untuk bulan Juli dengan surplus sebesar A $ 875 juta.

Indeks dolar A.S., yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang perdagangan enam mata uang utama, terakhir dikutip turun 0,08% menjadi 92,21.

Semalam, dolar pulih dari posisi terendah sesi terhadap sekeranjang mata uang utama pada hari Rabu, karena ketegangan geopolitik di semenanjung Korea mereda sementara data yang menunjukkan pertumbuhan sektor jasa A.S. rebound pada bulan Agustus mengangkat sentimen.

Dolar mengurangi beberapa kerugiannya terhadap mata uang safe haven seperti yen dan franc Swiss, karena data menunjukkan sektor jasa AS tumbuh pada bulan Agustus yang mengangkat sentimen pada greenback di tengah ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung.

Indeks Institute for Supply Management tercatat 55,3 di bulan Agustus. Ini merupakan pembalikan dari penurunan di bulan Juli, ketika indeks mencapai 53,9.

Angka di atas 50 untuk indeks mengindikasikan ekspansi di sektor jasa, dan pembacaan di bawah 50 mengindikasikan kontraksi.

Baca Juga :

Best Profit – Emas / Perak / Tembaga Outlook Mingguan: 4 – 8 September
PT Best Profit – Forex – USD / CAD menguat pada perdagangan yang menipis
Best Profit – Harga Emas Di Asia Terus Berlanjut Menguji Ancaman Korea Utara

Data sektor layanan positif muncul di tengah ketegangan geopolitik yang terus berlanjut setelah Presiden Korea Selatan Moon Jae-in memperingatkan bahwa krisis di Semenanjung Korea berisiko menjadi “tidak terkendali” setelah uji coba nuklir Korea Utara pada hari Minggu.

Dolar telah berada di bawah tekanan karena ekspektasi kenaikan suku bunga akhir tahun ini terus memudar di tengah komentar dovish dari pejabat Fed awal pekan ini.

Presiden Bank Sentral Federal Australia Neel Kashkari mengatakan kenaikan suku bunga terbaru dari Federal Reserve mungkin akan memperlambat inflasi dan menimbulkan “bahaya nyata” terhadap pertumbuhan ekonomi A.S.

“Mungkin kenaikan suku bunga kita benar-benar merugikan ekonomi,” kata Kashkari.

Komentar Kashhkari muncul beberapa jam setelah Gubernur Federal Reserve Lael Brainard mendesak bank sentral A.S. untuk menunda kenaikan suku bunga hingga kecenderungan melambatnya inflasi meningkat.

Sementara di Kanada, kenaikan suku bunga yang mengejutkan memicu kenaikan tajam di loonie, yang membatasi keuntungan di greenback. Bank of Canada menaikkan suku bunga acuan menjadi 1% dari 0,75%.

QR BPFNEWS.COMDapatkan informasi terbaru di PT Best Profit Futures

www.best-profitfutures.com

PT Best Profit Futures

Sumber : investing

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

© 2017