PT Best Profit Futures Cabang Pontianak

Bestprofit – China Berundingan Bersama A.S. Membahas Upaya Kerja Sama Pada Kapasitas Produksi Baja

Bestprofit - Pabrik Besi

Bestprofit – China Berundingan Bersama A.S. Membahas Upaya Kerja Sama Pada Kapasitas Produksi Baja | PT Bestprofit Futures Pontianak

Bestprofit (21/07) – Mencari putaran yang lebih positif mengenai perundingan ekonomi A.S.-China yang dipandang berakhir dengan perselisihan, China mengatakan pada hari Kamis bahwa kedua belah pihak sepakat untuk “melakukan tindakan aktif dan efektif” untuk mengurangi kapasitas produksi baja berlebih global.

Pernyataan tersebut dikeluarkan sehari setelah perundingan oleh kedutaan besar China di Washington tidak menjelaskan langkah-langkah yang dibahas oleh Menteri Perdagangan A.B. Wilbur Ross dan Menteri Perdagangan China Zhong Shan pada hari Rabu.

“Dalam sesi pelarian ini, kedua belah pihak memfokuskan pembahasan mereka pada bisnis baja, aluminium dan teknologi tinggi,” kata kedutaan tersebut dalam sebuah pernyataan. “Kedua belah pihak telah melakukan diskusi mendalam mengenai pengurangan kapasitas produksi baja berlebih di dunia dan menyetujui langkah-langkah aktif dan efektif untuk menangani masalah global ini bersama-sama.”

Juru bicara Departemen Perdagangan A.S. menolak berkomentar mengenai pernyataan China tersebut dan merujuk Reuters ke sebuah pernyataan bersama dari Ross dan Menteri Keuangan A.S. Steven Mnuchin. Pernyataan mereka tidak menyebutkan baja dan hanya mengutip satu titik konsensus, sebuah “tujuan bersama” untuk mengurangi pengurangan perdagangan A.S. dengan China.

Pada Rabu malam, seorang pejabat administrasi Trump mengatakan kepada Reuters bahwa China telah menolak untuk menyetujui permintaan A.S. bahwa pihaknya akan menghilangkan kelebihan kapasitas baja dan mengambil langkah lain untuk membuka ekonominya bagi perusahaan asing.

Pertemuan puncak ekonomi tahunan pertama antara administrasi Trump dan rekan-rekan China mereka diakhiri dengan konferensi berita yang dibatalkan, tidak ada pernyataan bersama dan tidak ada pengumuman transaksi baru.

Pernyataan kedutaan China juga mengatakan China setuju untuk “memperdalam kerja sama” dengan Amerika Serikat dalam memperluas perdagangan layanan. Kedua belah pihak juga akan mulai mengerjakan rencana kerjasama ekonomi satu tahun, menentukan “panen awal” sesegera mungkin.

Sebelum pernyataan China terbaru, Sekretaris Pertanian A.S. Sonny Perdue mengumumkan bahwa China akan mengizinkan impor beras A.S. untuk pertama kalinya, menyetujui protokol fitosanitasi.

Baca Juga :

Best Profit – Dolar Turun Mendekati Level Terendah 10-bulan, Kiwi Jatuh Setelah Inflasi Melemah
PT Best Profit – Ethereal Dan Bitcoin Melanjutkan Pemulihan, Permintaan Meningkat
Best Profit – Forex – Yen Menguat Di Awal Asia Menjelang Kebijakan BoJ

TOUGHER STANCES

Sesi dialog yang berbatu di Washington sangat kontras dengan pertemuan pertama Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping di perkebunan Trump’s Mar-A-Lago, Florida pada bulan April.

Kedua belah pihak saling merasa sulit untuk menangani daripada yang diperkirakan, kata pakar perdagangan China.

Harapan tim Trump bahwa Beijing akan menyetujui reformasi cepat dan substansial untuk mengecilkan defisit perdagangan A.S. dan menghilangkan kapasitas pembuatan baja berlebih yang putus-putus, sementara China menemukan bahwa langkah-langkah kecil lebih lanjut dan rencana tindakan yang tidak jelas tidak akan lagi menenangkan pihak A.S.

“Ada misalignment harapan. Amerika mendorong pengiriman, dan orang China mengatakan tidak, semuanya baik-baik saja,” kata Scott Miller, pakar perdagangan Asia di Pusat Studi Strategis dan Ekonomi di Washington. “Ini adalah masalah sulit yang tidak memberi kemudahan pada kotak mudah untuk diperiksa.”

Politik domestik berkontribusi pada kedua belah pihak mengambil sikap yang lebih keras, kata Eswar Prasad, seorang profesor kebijakan perdagangan di Cornell University dan mantan kepala divisi China di Dana Moneter Internasional.

China menghadapi kongres Partai Komunis sekali dalam lima tahun untuk menetapkan kepemimpinan baru pada musim gugur ini, sementara Trump ingin berpegang pada janji-janji kampanye untuk membantu industri baja dan batu bara A.S. yang sedang sakit dan menumbuhkan pekerjaan manufaktur A.S.

Prasad mengatakan bahwa China menemukan bahwa administrasi Trump “tidak memaksakan” pada perdagangan dan mungkin perlu menawarkan konsesi yang lebih besar untuk menjaga hubungannya dengan mitra dagang terbesarnya bahkan pada saat yang sama.

“Pemerintah tampaknya tidak bersedia untuk mendapatkan kemenangan simbolis dan kosmetik lebih lanjut dalam hal akses ke pasar China dan mendesak komitmen spesifik dan terikat waktu dari China untuk membuka pasarnya kepada eksportir dan investor A.S.” tambahnya.

QR BPFNEWS.COMDapatkan informasi terbaru di PT Best ProfitFutures

www.best-profitfutures.com

PT Best Profit Futures

Sumber : investing

One Response to Bestprofit – China Berundingan Bersama A.S. Membahas Upaya Kerja Sama Pada Kapasitas Produksi Baja

  1. […] Bestprofit – China Berundingan Bersama A.S. Membahas Upaya Kerja Sama Pada Kapasitas Produksi … […]

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

© 2017