PT Best Profit Futures Cabang Pontianak

Cara Mencoblos Surat Suara PILPRES 9 Juli 2014

pilpres 2

Bestprofit Futures – Cara Mencoblos Surat Suara PILPRES 9 Juli 2014

Bestprofit Futures – Tepat 9 Juli 2014 nanti seluruh rakyat Indonesia akan melaksanakan pemilihan langsung Presiden dan Wakil Presiden. Mata dan perhatian seluruh warga negara Indonesia tentu akan berpusat pada dua pasangan Capres-Cawapres yang siap untuk dipilih yakni pasangan nomor urut 1 H. Prabowo Subianto dan Ir. H.M. Hatta Rajasa, serta pasangan nomor urut 2  Ir. H. Joko Widodo dan Drs. H.M. Jusuf Kalla.

Bestprofit Futures – Kedua pasangan Capres-Cawapres telah selama hampir sebulan penuh mensosialisasikan visi dan misinya. Dan 9 Juli nanti, kita dan seluruh rakyat Indonesia akan memilih salah satu dari dua pasangan tersebut. Satu suara kita sangat berarti untuk menentukan siapa pemenangnya yang berhak dan pantas memimpin Indonesia 5 tahun ke depan.

Bestprofit Futures – Nah, di saat masa tenang ini adalah waktu yang paling tepat digunakan oleh para pemilih untuk mencari informasi terkait dengan Pemilihan Presiden yang akan dilaksanakan pada 9 Juli 2014 nanti.

Bestprofit Futures – Salah satu informasi yang sangat perlu diketahui oleh para pemilih adalah Cara Mencoblos Surat Suara agar dianggap sah atau tidak. Tata cara pencoblosan pada pemilu legislatif dengan pemilihan presiden cukup berbeda. Berikut ini Cara Mencoblos Surat Suara Pemilu Presiden 9 Juli 2014.

Pertama, pastikan dahulu Anda mendapat undangan resmi dari pelaksana pemilu dan nama Anda sudah terdaftar sah sebagai pemilih.

Kedua, datang ke Tempat Pemungutan Suara sesuai tempat dan jadwal.

Ketiga, setelah mendapatkan Kertas Suara, masuk ke bilik suara dan Lakukan pencoblosan tepat pada kotak bergambar sesuai nomor dari pasangan Capres dan Cawapres pilihan Anda. Tidak dibenarkan apabila mencoblos diluar dari kotak bergambar pada surat suara. Gunakan hak suara Anda, jangan tidak mencoblos atau malah mencoblos kedua pasangan Capres Cawapres pada surat suara karena dianggap batal (tidak sah). Mencoblos diluar kotak bergambar pasangan Capres Cawapres pada surat suara juga dianggap tidak sah.

Berikut Ketentuan Suara yang Sah dan Tidak Sah

  • SAH : Mencoblos Pada Nomor Urut
  • SAH : Mencoblos Pada Gambar Pasangan
  • SAH : Mencoblos Pada Nama Pasangan
  • SAH : Dua Coblosan Dalam Salah Satu Kotak Bergambar Pasangan
  • TIDAK SAH : Mencoblos Dua Pasangan Sekaligus
  • TIDAK SAH : Mencoblos Diantara Dua Kotak Gambar Pasangan
  • TIDAK SAH : Mencoblos Diluar Kotak Gambar Pasangan

Bagi pemilih yang sudah terdaftar dan memilih pada pemilu legislatif 9 April lalu, mungkin
tidak akan menghadapi kendala untuk menggunakan kembali hak suaranya pada pilpres 9 Juli mendatang.

Bagaimana dengan pemilih yang golput pada pemilu lalu tapi ingin memilih pada pilpres mendatang? Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ferry Kurnia Rizkiyansah mengatakan, warga yang sudah mempunyai hak pilih namun tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pilpres 9 Juli 2014, tetap bisa menggunakan hak konstitusinya untuk memilih.

Menurut Ferry, KPU sudah menyediakan Daftar Pemilih Khusus (DPK) bagi pemilih yang belum terdaftar dalam DPT. “Kalau tidak terdaftar di DPT, ada daftar pemilih khusus. Nah, kalau tidak ada juga di DPK, bisa langsung sesuai domisili KTP-nya, pindah memilih bisa (sesuai domisili),” jelas Ferry, di Jakarta, Senin (9/6/2014).

Agar bisa mencoblos, pemilih yang belum terdaftar dalam DPT dapat mendatangi Panitia Pemungutan Suara (PPS) tingkat kelurahan. “Nanti langsung didata petugas PPS. Tapi yang pasti, penggunaan KTP boleh sesuai domisilinya asal dia tidak terdaftar di DPT dan DPK,” terang Ferry.

Sebelumnya dalam pemilu legislatif lalu, banyak pemilih yang tidak menggunakan hak suara mereka. Lingkaran Survei Indonesia (LSI) mencatat, angka golput mencapai 34,02%. Angka ini jauh melampaui perolehan suara gabungan PDIP dan Golkar.

“Dengan suara yang masuk sebanyak 90,35% pada pukul 19.20 WIB, angka golput sudah mencapai 34,02%,” kata peneliti LSI, Rully Akbar di kantornya, Rabu (9/4/2014) malam.

Pada pilpres 9 Juli mendatang, diperkirakan akan golput akan berkurang. Salah satu penyebabnya, pilpres hanya diikuti dua pasang capres-cawapres, yakni Joko Widodo-Jusuf Kalla dan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. (Yus)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

© 2017