PT Best Profit Futures Cabang Pontianak

Brent Stabil di Bawah $ 60 per barel

brent

PT.Bestprofit Futures (19/120 –

Brent Stabil di Bawah $ 60 per barel

PT.Bestprofit Futures – Minyak mentah Brent di transaksikan di bawah $ 60 per barel mendekati level terendah 5-1 / 2-tahun pada hari Jumat atas oversupply minyak dunia yang memperlihatkan sedikit tanda surut, bahkan karena perusahaan memangkas investasi di akhir tahun depan.

Harga minyak berada di jalur untuk minggu beruntun keempat menurun setelah anggota OPEC bulan lalu memutuskan untuk memotong produksi dalam menanggapi penurunan hampir 50 persen pada harga sejak akhir Juni.

Minyak mentah Brent untuk pengiriman Februari naik 4 sen menjadi $ 59,31 per barel pada 0341 GMT (10:41 EST). Kontrak telah menetap $ 1,91 pada hari Kamis, setelah diperdagangkan setinggi $ 63,70 per barel di sesi volatil.

“Setelah penurunan panjang dan tajam harga minyak, kami telah melihat beberapa minat beli dalam beberapa hari terakhir,” kata Ken Hasegawa, manajer penjualan komoditas Newedge Jepang. “Tapi masih ada banyak tekanan jual.”

Perusahaan minyak telah mengumumkan pemotongan anggaran eksplorasi dan modal sebagai penurunan harga minyak mentah membuat proyek tidak ekonomis.

“Tapi untuk saat ini belum ada penghentian signifikan dalam produksi dan tidak ada perubahan situasi pasokan dan permintaan,” kata Hasegawa. “Jadi harga minyak masih bisa pergi lebih rendah.”

Selain $ 9 miliar pemotongan belanja yang sudah diumumkan, konsultan energi Wood Mackenzie memperkirakan bahwa, untuk mempertahankan tingkat utang mereka, perusahaan minyak akan perlu untuk mengurangi pengeluaran tahun depan oleh orang lain $ 170.000.000.000, atau 37 persen, dari 2.014 jika Brent tetap sekitar nya tingkat saat ini.

Pada $ 60 per barel, hanya tiga dari top 40 perusahaan minyak internasional menghasilkan arus kas bebas yang cukup untuk menutupi pengeluaran, termasuk distribusi kepada pemegang saham, kata Wood Mackenzie.

Minyak mentah AS untuk pengiriman Januari, yang berakhir setelah penyelesaian Jumat, naik 31 sen menjadi $ 54,42, setelah naik sampai setinggi $ 55,50 dalam perdagangan sebelumnya.

Menteri Perminyakan kuat Arab Saudi mengatakan pada hari Kamis OPEC tidak bisa memotong output tanpa dukungan dari produsen besar lainnya dan mencoba untuk mendapatkan mereka di papan tidak bekerja.

Ali al-Naimi mengatakan itu tidak mungkin bagi OPEC untuk memotong sendiri untuk membalikkan kemerosotan harga minyak, yang ia sebut sementara, ketika orang lain sedang memompa lebih, mengatakan bahwa bisa menyebabkan hilangnya pangsa pasar, dan tanpa jaminan harga mendukung.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

© 2017