PT Best Profit Futures Cabang Pontianak

BI Ingatkan Soal Penggunaan E-Money

bank-indonesia-4

Bestprofit Futures – BI Ingatkan Soal Penggunaan E-Money

Perbankan harus memperhatikan aspek keamanan dalam penggunaan uang elektronik sehingga nasabah benar-benar merasa aman ketika bertransaksi. Peralihan penggunaan teknologi chip sedang dilakukan sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan keamanan dalam bertransaksi.

Bestprofit Futures – “Agar tidak ada kecerobohan lagi. Ini penting agar masyarakat juga mau menggunakan uang elektronik,” kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan Mawardi B. H. Ritonga.Perbankan juga harus mengawasi merchant pengguna EDC-nya karena di lapangan masih ada yang menerapkan surcharge terhadap penggunaan kartu kredit. Mawardi mengaku akan meminta laporan ini kepada perbankan dan menentukan sikap selanjutnya.

Bestprofit Futures – Tahun lalu, Bank Indonesia Perwakilan Balikpapan menyurati seluruh perbankan guna memberikan pelatihan kepada para merchant yang melayani pembeli kartu kredit. Laporan pada awal tahun lalu menyebutkan seluruh merchant telah mematuhi aturan mengenai surcharge tersebut.Bank Indonesia menegaskan agar kalangan perbankan tidak memunculkan ego dalam berbisnis, terkhusus uang elektronik guna menciptakan efisiensi dan kemudahan di masyarakat.

Rosmaya Hadi, Direktur Eksekutif Departemen Akunting dan Sistem Pembayaran Bank Indonesia mengharapkan agar tidak ada lagi eksklusifisme guna mendorong peningkatan transaksi non tunai (less cash society) di Tanah Air.”Mari kita berbagi kue bersama. Kalau bisa, efisiensi dilakukan dengan mengurangi ego bisnis,” tegasnya di hadapan jajaran direksi pelat merah.

Ketiga bank itu yakni PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk dan PT Bank Negara Indonesia Tbk. Adapun produk uang elektronik ketiga bank pelat merah tersebut yaitu e-money, Brizzi dan Tap Cash.Rosmaya mengungkapkan hal tersebut dalam sinergi tiga bank badan usaha milik negara (BUMN) dengan PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ). Dia mengharapkan agar banyak kartu bisa dilakukan di banyak transaksi.

Bestprofit Futures – Hingga Mei 2014, terdapat 640.000 pengguna jasa kereta di Jabodetabek, terdiri dari 60% menggunakan kartu multri trip dan 40% menggunakan tiket harian berjamin. Sedangkan pada 2018, KCJ menargetkan transaksi harian bisa mencapai 1,2 juta transaksi setiap harinya.

“Silahkan untuk yang 40% ini bank-bank berbagi kue,” ungkap Tri.”Tenang saja. KCJ enggak usah ngurusin uang. Cukup duduk dan terima uang saja. Untuk ngurus uang, serahkan sama bank,” balas General Manager Electronic Banking Division BRI Imam Subowo sambil tersenyum.Imam menjanjikan akan memberikan kemudahan kepada pengguna uang eletronik. Caranya, masyarakat bisa melakukan top up di bank manapun. Menurutnya, bersinergi dengan bank-bank lain bisa meringankan biaya operasional bank.

Tak mau ketinggalan, BRI menargetkan untuk meraup sepertiga dari pangsa pasar pengguna KRL guna menggenjot pertumbuhan Brizzi. Target tersebut sama seperti dua bank BUMN lainnya.Di sisi lain, Imam mengungkapkan jumlah transaksi uang elektronik perseroan mencapai telah 1,8 juta transaksi dalam 6 bulan tahun ini.

Sementara itu, GM Product Management Division Consumer Retail Banking BNI Dodit Wiweko Probojakti mengharapkan agar sinergi Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara) tak hanya dalam KCJ, tetapi dalam layanan jalan tol juga bisa terjadi.Namun, untuk memulai proses kerja sama dengan Bank Mandiri yang terkenal menjadi penguasa jalan tol tidaklah mudah. “Saya tahu proses membuka jalan tol itu agak lama.”

Adapun kerja sama PT Jasamarga Bali Tol dengan Himbara akan dibuka pada kuartal III/2014. Selain di Bali, Dodit pun mengharapkan perseroan juga bisa masuk ke jalan tol lain dalam pelayanan uang elektronik.Hingga Mei 2014, pertumbuhan transaksi uang elektronik BNI tergolong tinggi, yakni 95%, meski jumlah kartu beredar belum sampai 500.000 keping.

Dia mengatakan pertumbuhan kartu sempat terkendala karena perseroan tahun sebelumnya melakukan migrasi dan meningkatkan keamanan dan kini BNI telah sangat siap dengan Tap Cash.Penggerak e-money berada di sektor transportasi. Rosmaya mengungkapkan makna penggunaan uang elektronik adalah transaksi dengan nominal kecil-kecil dan dilakukan berkali-kali.

Selain itu, Bank Indonesia tengah merencanakan agar kerja sama dan saling koneksi (interoperability) bisa masuk ke segmen-segmen lain. Rosmaya menekankan kepada bank-bank yang menjadi penyelenggara e-money, agar tak ada lagi eksklusivisme. “Mudahkan masyarakat. Hilangkan ego, berbagi kuelah.”

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

© 2017