PT Best Profit Futures Cabang Pontianak

Bestprofit – Sumbangan Industri Kimia Hilir ke PDB Tembus Rp91,7 Triliun

PT.Bestprofit – Sumbangan Industri Kimia Hilir ke PDB Tembus Rp91,7 Triliun | PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (12/09) —Industri kimia hilir disebut telah memberikan kontribusi yang cukup signfikan terhadap perekonomian nasional. Sektor ini dinilai mampu meningkatkan nilai tambah bahan baku dalam negeri, serta menambah penyerapan tenaga kerja dan penerimaan devisa.

Peluang besar ini tentu tak disia-siakan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk mendorong industi ini agar semakin maju hingga mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Untuk itu, kami terus giat mendorong pengembangan industri kimia hilir nasional karena membawa manfaat bagi kemajuan bangsa Indonesia dan memacu pertumbuhan ekonomi kita,” kata Plt Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) Kemenperin, Abdul Rochim, mengutip situs resmi Kemenperin, Kamis (12/9/2019).

Rochim menegaskan, pemerintah sedang fokus menumbuhkan industri kimia karena menjadi salah satu sektor prioritas berdasarkan peta jalan Making Indonesia 4.0. Hal ini guna semakin memperkuat dan memperdalam struktur manufaktur serta menciptakan industri yang terintegrasi dari hulu sampai hilir di Tanah Air.

“Oleh karenanya, kami ingin mewujudkan industri kimia hilir nasional yang berdaya saing global menuju era industri 4.0,” ujarnya.

Baca Juga :
PT.Bestprofit – Harga Batu Bara Melempem, PTBA Stop Eksplorasi | PT Best Profit Futures Pontianak
PT.Bestprofit – Hari Ini Resmi Undur Diri, Jack Ma Gelar Pesta Perpisahan | PT Best Profit Futures Pontianak
PT.Bestprofit – Mengintip Prospek Warabala Coworking Space di Indonesia | PT Best Profit Futures Pontianak
PT.Bestprofit – Emas Turun Drastis Pasca Konfirmasi Perundingan AS-Cina Bulan Oktober | PT Best Profit Futures Pontianak

Apalagi, secara keseluruhan industri kimia hilir nasional saat ini dinilai mampu memenuhi kebutuhan untuk pasar domestik hingga 80%. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), industri barang kimia dan barang dari bahan kimia menunjukkan kinerja yang positif. Hal ini terlihat dari laju pertumbuhan pada semester pertama 2019 yang mencapai 10,4%. Angka ini melonjak drastis dibanding periode yang sama di 2018, yakni -7.82%.

“Bahkan, nilai PDB sektor tersebut pada paruh pertama tahun ini mencapai Rp91,7 triliun dan menyumbang sekitar 1,19% terhadap ekonomi nasional,” ungkap Rochim.

Produk industri kimia hilir secara garis besar terbagi menjadi tiga, yaitu produk karet dan plastik serta produk farmasi, kosmetik, dan obat tradisional.

Berikutnya adalah produk kimia hilir lainnya yang mencakup produk pelumas, cat, kimia pembersih, alat pemadam api ringan, produk pewangi ruangan, adhesive, dan produk turunan kimia lainnya.

“Industri kimia hilir khususnya industri kimia pembersih, industri cat, dan industri alat pemadam api ringan (APAR) digolongkan ke dalam sektor industri barang kimia dan barang dari bahan kimia,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Industri Kimia Hilir dan Farmasi Kemenperin, Taufiek Bawazier menyampaikan, pemerintah semakin aktif menarik investasi di sektor industri kimia untuk memacu kapasitas produksi dan menghasilkan produk substitusi impor.

“Contohnya, pemerintah akan menumbuhkan kembali aromatic center di Tuban. Ini perlu investasi yang besar,” ungkapnya.

QR BPFNEWS.COMDapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

www.best-profitfutures.com

PT BestProfit Futures

Sumber : investing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2019
KBI | PT BESTPROFIT FUTURESBAPPEBTI | PT BESTPROFIT FUTURESJFX | PT BESTPROFIT FUTURESForexIndonesia | PT BESTPROFIT FUTURES