Bestprofit – Saham Eropa Bervariasi, Saham Volkswagen Turun akibat Sentimen Kekurangan Chip

news

PT Bestprofit – Saham Eropa Bervariasi, Saham Volkswagen Turun akibat Sentimen Kekurangan Chip | PT Bestprofit Futures Pontianak    

Best Profit (26/04) — Saham-saham Eropa masih bergerak variasi pada Senin (26/04) petang dan investor bersiap untuk menjalani minggu sibuk laporan pendapatan dan rilis data ekonomi serta pengumuman keputusan dari pertemuan Federal Reserve pada pekan ini.

Pukul 15.35 WIB, DAX Jerman naik tipis 0,09% ke 15.293,90, CAC 40 Prancis sedikit menguat 0,04% di 6.260,67 dan FTSE 100 Inggris turun 0,17% di 6.926,65 menurut data Investing.com.Dari tanah air, Indeks Harga Saham Gabungan ditutup melemah 0,86% ke 5.964,82 hingga pukul 15.15 WIB.

Pasar saham global telah naik ke level rekor oleh tanda-tanda perbaikan ekonomi global, yang ditandai dengan indikator aktivitas manufaktur awal April yang keluar minggu lalu, di mana indeks manajer pembelian mencapai rekor tertinggi di Amerika Serikat dan menandakan diakhirinya resesi di Eropa.

Ifo Business Climate Index Jerman yang diawasi cermat melanjutkan tren peningkatan sentimen, naik ke 96,8 di bulan April, di atas level 96,6 yang terlihat di bulan Maret, meskipun lompatan ini tidak mengesankan seperti yang diharapkan.

Data ekonomi yang lebih konkret datang dalam bentuk angka produk domestik bruto kuartal pertama AS pekan ini di tengah ekspektasi aktivitas yang dengan cepat kembali ke level sebelum pandemi.

Baca Juga :

Yang juga menarik adalah pertemuan pengaturan kebijakan terbaru dari Federal Reserve, yang ditutup pada hari Rabu setempat.

Ketua Fed Jerome Powell diperkirakan tidak akan mengumumkan perubahan kebijakan apapun, tetapi kemungkinan akan menghadapi pertanyaan tentang apakah pasar tenaga kerja yang membaik dan vaksinasi virus korona yang meningkat memerlukan penarikan pelonggaran moneter.

Kembali ke Eropa, saham Volkswagen (DE:VOWG_p) melemah setelah Financial Times melaporkan perusahaan memperingatkan tentang produksi yang lebih besar pada kuartal kedua akibat kekurangan chip global.

Saham Philips (AS:PHG) jatuh 2,7% pukul 15.39 WIB setelah perusahaan teknologi kesehatan Belanda itu membukukan provisi hingga 250 juta euro ($302 juta) dari kemungkinan risiko keamanan atas beberapa produk perawatan tidur dan pernapasan, bahkan saat membukukan lonjakan 74% dalam pendapatan inti kuartalan dan meningkatkan prospeknya untuk 2021.

Sementara, saham Pearson (LON:PSON) naik setelah pertumbuhan yang kuat dalam pendidikan daring membantu raksasa penerbitan Inggris ini meningkatkan pendapatan sebesar 5% dalam tiga bulan pertama tahun 2021, sedangkan saham IMI (LON:IMI) melonjak 6% setelah perusahaan teknik Inggris tersebut mencabut panduan setahun penuhnya dan meluncurkan program pembelian kembali saham.

Banyak perhatian perusahaan minggu ini akan tertuju pada raksasa teknologi AS. Tesla (NASDAQ:TSLA), Facebook (NASDAQ:FB), Microsoft (NASDAQ:MSFT) dan Apple (NASDAQ:AAPL) ada di antara perusahaan yang akan merilis laporan pendapatannya.

Harga minyak terus jatuh di tengah mencuatnya kekhawatiran lanjutan bahwa peningkatan jumlah kasus Covid-19 di India dan Jepang, masing-masing negara importir minyak mentah terbesar ketiga dan keempat di dunia, akan menekan permintaan produk di Asia.

Harga minyak WTI kian jatuh 1,355 ke $61,30 per barel sedangkan harga minyak Brent makin jatuh 1,33% di $64,55 per barel pukul 15.43 WIB. Kedua kontrak tersebut turun sekitar 1% minggu lalu.

Adapun, harga emas berjangka kembali naik 0,14% di $1.780,25 per troy ons dan EUR/USD turun tipis 0,01% di 1,2098.

QR BPFNEWS.COM

Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

www.best-profitfutures.com

PT BestProfit Futures

Sumber : Investing

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.