PT Best Profit Futures Cabang Pontianak

Bestprofit – Perusahaan Fintech Pertama Masuk Bursa, Saham Langsung Meroket

PT.Bestprofit – Perusahaan Fintech Pertama Masuk Bursa, Saham Langsung Meroket | PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (12/07) — PT Hensel Davest Indonesia Tbk (HDIT) menjadi perusahaan financial technology(Fintech) pertama yang mencatatkan sahamya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan menjadi emiten ke 32 yang masuk ke Bursa melalui proses pencatatan saham perdana (Initial Public Offering/IPO).

Dalam debut pertamanya, saham HDIT langsung melejit 49,52 persen atau 260 poin ke harga Rp 785 per saham dari harga penawaran Rp 525 per lembar saham.

Perusahaan yang bergerak dibidang pengembangan aplikasi perdagangan melalui internet (e-commerce) serta pendistribusian produk digital tersebut melepas sahamnya sebanyak-banyaknya 381,17 juta saham atau sebesar 25 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh seharga Rp 525 per lembar saham.

Perseroan pun meraup dana segar senilai total Rp200,11 miliar. Dalam IPO ini, bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek yang telah ditunjuk oleh perseroan adalah PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia.

Baca Juga :
PT.Bestprofit – Optimis Lewati Target, Realisasi Lifting Migas Capai 89% | PT Best Profit Futures Pontianak
PT.Bestprofit – Sasar Entry Level, Qualcomm Luncurkan Qualcomm 215 Mobile Platform Terbaru | PT Best Profit Futures Pontianak
PT.Bestprofit – Tiga Miliarder dan Aset Berharga Bagi Mereka | PT Best Profit Futures Pontianak

Direktur Utama Hensel Davest Indonesia Hendra David mengatakan, dana IPO ini akan dialokasikan sekitar 65 persen untuk peningkatan modal kerja Davestpay. Selain itu, perseroan juga akan digunakan untuk akuisisi marchant berupa UMKM (warung) dan individu, pembelian persediaan barang dagang, uang muka persedian barang dagang, serta pembiayaan piutang usaha kepada pelanggan.

Sementara itu, sekitar 10 persen dana IPO akan digunakan untuk meningkatkan teknologi komunikasi informasi, serta pengembangan SDM. Sisanya, sekitar 25 persen dari dana IPO akan digunakan untuk pembelian bangunan untuk oprasional perusahaan.

Sebagai informasi, Hensel Davest Indonesia didirikan pada 2013 sebagai perusahaan yang memproses transaksi multi-biller. Perseroan memulai usaha dari pulsa elektrik hingga ke prepaid listrik dan biller lainya seperti BPJS dan PDAM.

Pada 2015, perusahaan yang berfokus di sektor B2B ini meluncurkan aplikasi DavestPay untuk menyasar segmen B2C. Saat ini, Hensel Davest Indonesia memiliki lebih dari 150.000 jaringan agen yang tersebar di seluruh Indonesia dan memproses lebih dari 600.000 transaksi dari ratusan produk per harinya.

Perusahaan yang berlokasi di Makassar, Sulawesi Selatan ini juga merupakan perusahaan distribusi produk digital, perdagangan online atau e-commerce dan teknologi dengan fokus menyasar pasar di wilayah Indonesia bagian timur.

QR BPFNEWS.COMDapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

www.best-profitfutures.com

PT BestProfit Futures

Sumber : investing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2019
KBI | PT BESTPROFIT FUTURESBAPPEBTI | PT BESTPROFIT FUTURESJFX | PT BESTPROFIT FUTURESForexIndonesia | PT BESTPROFIT FUTURES