PT Best Profit Futures Cabang Pontianak

Bestprofit – Kontribusi Positif Biodiesel Sawit bagi Nasional dan Petani

PT Bestprofit – Kontribusi Positif Biodiesel Sawit bagi Nasional dan Petani | PT Bestprofit Futures Pontianak

Best Profit (01/12) — Kebijakan mandatori biodiesel yang terus ditingkatkan Pemerintah Indonesia merupakan bentuk dukungan tercapainya sumber energi baru terbarukan dan ketahanan energi. Komitmen ketahanan energi ini juga sebagai dukungan bagi pemerintah yang tengah berjibaku menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Kendati demikian, pandemi Covid-19 yang masih masif menginfeksi Indonesia membuat peningkatan kapasitas produksi biodiesel menjadi terhambat.

Ketua Umum Aprobi, MP Tumanggor mengatakan, “untuk mendukung program B30, saat ini program terbesar di dunia, produsen biodiesel telah merencanakan penambahan kapasitas produksi. Namun, pandemi Covid-19 mengakibatkan rencana penambahan produksi ditunda.”

Lebih lanjut Tumanggor menjelaskan, pelaksanaan penambahan kapasitas produksi diundur 2021 dan 2022 setelah adanya penyesuaian kondisi pandemi Covid-19. Penambahan kapasitas produksi tahun 2020 yang direncanakan sebesar 3,6 juta kiloliter menjadi mundur ke 2021 sebanyak 3,4 juta kiloliter.

Menurut Tumanggor, kelanjutan program B30 di 2020 dapat berjalan optimal dengan dukungan ketersediaan pasokan bahan baku dan kelancaran kegiatan transportasi logistik. “Memang ada kendala tapi dapat teratasi dengan baik,” ujar Tumanggor.

Baca Juga :

Senada dengan hal tersebut, Ketua Harian Aprobi, Paulus Tjakrawan menyebutkan, implementasi B30 merupakan upaya memenuhi komitmen pemerintah untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 26 persen dari Business as Usual (BAU) pada 2020 dan pengurangan emisi 29 persen pada 2030.

“Kontribusi B30 berdampak positif bagi pengurangan emisi gas rumah kaca, tahun ini diproyeksikan 26 juta ton CO2 ekuivalen, atau 68 persen dari target pengurangan emisi di sektor energi dan transportasi tahun 2020. Sedangkan, untuk target pengurangan emisi 2030 pada sektor energi program biodiesel saat ini telah berkontribusi 8,82 persen,” imbuh Paulus.

Lebih lanjut Paulus mengatakan, dari aspek ekonomi, program biodiesel mampu menyerap tenaga kerja sektor hulu sebanyak 1,2 juta orang dan mampu menjaga keseimbangan supply dan demand kelapa sawit. Selain itu, harga TBS petani juga stabil mengikuti pergerakan harga CPO.

“Tanpa didukung program B30, harga TBS petani bisa tertekan di tengah pelemahan ekonomi dunia,” ujarnya.

Tidak cukup sampai di situ, program hilirisasi sawit juga bergerak untuk meningkatkan nilai tambah sehingga kini Indonesia tidak lagi dikenal sebagai pemain di sektor hulu, melainkan sudah membangun kekuatan hilir.

Paulus menyebutkan pencampuran biodiesel dengan solar mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional. Implementasi B30 membuat Indonesia menghemat devisa dari impor migas hingga US$5 miliar (atau sekitar Rp70 triliun).

QR BPFNEWS.COM

Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

www.best-profitfutures.com

PT BestProfit Futures

Sumber : Investing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2021
KBI | PT BESTPROFIT FUTURESBAPPEBTI | PT BESTPROFIT FUTURESJFX | PT BESTPROFIT FUTURESForexIndonesia | PT BESTPROFIT FUTURES