Bestprofit – Harga Minyak Melonjak Usai Terjadi Serangan atas Fasilitas Penting Arab Saudi

news

PT Bestprofit – Harga Minyak Melonjak Usai Terjadi Serangan atas Fasilitas Penting Arab Saudi | PT Bestprofit Futures Pontianak    

Best Profit (08/03) — Harga minyak kembali melonjak pada Senin (08/03) pagi setelah adanya laporan serangan pada fasilitas minyak Arab Saudi yang memberikan dorongan atas pergerakan cairan hitam tersebut.

Harga minyak mentah berjangka Brent tetap di atas level $70 yang dicapai untuk pertama kalinya sejak dimulainya pandemi COVID-19 setahun yang lalu, dan kontrak berjangka WTI berada di kisaran level tertinggi sejak Oktober 2018.

Harga minyak Brent kian melonjak 2,40% ke $71,21 per barel pukul 09.44 WIB dan harga minyak WTI terus melonjak 2,56% di $67,78 per barrel menurut data Investing.com.

“Harga minyak telah melonjak lebih tinggi pagi ini setelah pemberontak Houthi yang didukung Iran melancarkan serangan terkoordinasi terhadap fasilitas minyak Arab Saudi dan pangkalan militer,” kepala strategi pasar global Axi Stephen Innes dalam catatan menjelaskan.

Pasukan Houthi Yaman menembakkan drone dan rudal untuk menargetkan industri minyak Arab Saudi pada hari Minggu, termasuk fasilitas Saudi Aramco di Ras Tanura.Riyadh pun menyebut serangan itu sebagai serangan yang gagal terhadap keamanan energi global setelah drone dan rudal bisa dicegat.

Baca Juga :

Ras Tanura mampu mengekspor sekitar 6,5 juta barel per hari, dan karenanya fasilitas tersebut sangat penting bagi industri minyak Saudi.Langkah terbaru oleh Houthi yang didukung Iran adalah yang terbaru dari serangkaian serangan terhadap Arab Saudi dan menyusul meningkatnya ketegangan di Timur Tengah baru-baru ini.

AS, di bawah pemerintahan Joe Biden, juga melakukan serangan udara di Suriah pada Januari di situs yang dikatakan terkait dengan kelompok yang didukung Iran.

“Ini adalah perpaduan sempurna dari berita bullish yang ada saat ini… tampaknya serangan ini semakin sering terjadi, sehingga pasar mungkin perlu meninjau beberapa premi risiko,” kepala strategi komoditas ING Bank NV Warren Patterson menyampaikan kepada Bloomberg.

Baik kontrak berjangka Brent dan WTI naik selama empat sesi berturut-turut dan ini didorong oleh keputusan Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak dan mitranya (OPEC+), yang dibuat selama minggu sebelumnya, untuk menjaga pengurangan produksi sebagian besar tidak berubah pada bulan April.Menteri Energi Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman mendesak agar tetap bersikap hati-hati meskipun harga minyak mentah cepat bergerak naik.

Senada, Menteri Perminyakan India Dharmendra Pradhan mengingatkan kenaikan harga dapat mengancam pemulihan yang didorong oleh konsumsi di beberapa negara.

QR BPFNEWS.COM

Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

www.best-profitfutures.com

PT BestProfit Futures

Sumber : Investing

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.