PT Best Profit Futures Cabang Pontianak

Bestprofit- Dow Jones Turun Tipis, Pasar Fokus Situasi Politik di AS

PT Bestprofit – Dow Jones Turun Tipis, Pasar Fokus Situasi Politik di AS | PT Bestprofit Futures Pontianak

Best Profit (14/01) — Dow berakhir sedikit melemah pada penutupan perdagangan Kamis (14/01) pagi di tengah gejolak politik di Capitol Hill lantaran voting suara di DPR untuk memakzulkan Presiden AS Donald Trump untuk kedua kalinya dalam sejarah.

Dow Jones Industrial Average ditutup turun 0,03%, atau 8 poin. S&P 500 meningkat 0,27%, sedangkan Nasdaq Composite naik 0,43%. Adapun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat 0,17% di 6.445,89 hingga pukul 11.30 WIB menurut data Investing.com pada Kamis (14/01) pagi ini.

Dewan Perwakilan Rakyat AS akan menggelar voting untuk memakzulkan Presiden AS Donald Trump karena menghasut penyerbuan ke Gedung Capitol Hill AS minggu lalu. Tetapi sidang di Senat tidak mungkin bisa dilakukan sampai Trump meninggalkan Gedung Putih lantaran Ketua Mayoritas Senat AS Mitch McConnell menolak permintaan untuk digelarnya sesi darurat.

Sidang pemakzulan di majelis tinggi juga tidak mungkin dilakukan sebelum 19 Januari, hanya sehari sebelum pelantikan Presiden terpilih AS Joe Biden.

Namun, hukuman setelah pemakzulan “tidak mungkin terjadi,” kata Scotiabank, karena itu membutuhkan dua pertiga suara mayoritas Senat, yang berarti setidaknya butuh 17 anggota Republik harus menyetujui dan memberikan suara dengan Demokrat.Di luar latar belakang meningkatnya ketegangan politik, saham utilitas dan teknologi membuat pasar bergerak stabil.

Baca Juga :

Intel Corporation (NASDAQ:INTC) menguat 7% untuk meningkatkan teknologi setelah produsen chip tersebut mengonfirmasi bahwa Chief Executive Bob Swan akan mundur bulan depan menyusul tekanan dari aktivis investor Third Point (NYSE:TPRE).

Selain Intel, saham Fab 5 juga bergerak menguat.Apple (NASDAQ:AAPL), Microsoft (NASDAQ:MSFT), Amazon.com (NASDAQ:AMZN), Facebook (NASDAQ:FB) dan Alfabet (NASDAQ:GOOGL) masuk zona hijau.

Namun kelemahan dalam sektor siklus, yang diiringi oleh penurunan sektor energi, membuat kenaikan tetap terkendali

Sektor energi sempat turun hampir 1% seiring melemahnya harga minyak setelah data menunjukkan kenaikan persediaan produk mingguan AS mengimbangi penurunan stok minyak mentah yang lebih besar dari perkiraan.Pelemahan nilai saham terjadi ketika infeksi virus korona harian di AS melonjak ke rekor tertinggi.

“AS telah menyaksikan kebangkitan virus yang cukup besar akhir-akhir ini di mana jumlah kematian mencapai rekor harian baru hampir 4.500. Menurut Johns Hopkins, jumlah kasus di AS telah mencapai 22,8 juta dengan lebih dari 380.000 kematian,” kata Stifel.Tetapi dukungan fiskal lebih lanjut diharapkan dapat meredam kejatuhan ekonomi dan meningkatkan upaya distribusi vaksin.

Biden akan menjabarkan rencana stimulusnya pada Kamis (14/01). Rencana tersebut kemungkinan akan mencakup proposal untuk meningkatkan pembayaran langsung tunai ke[ada warga Amerika menjadi $2.000 dari $600, memberikan bantuan negara bagian dan lokal, dan mendanai peluncuran vaksin yang tengah berlangsung.

“Kabar baiknya adalah … ekonomi dan pasar ekuitas kemungkinan akan dibantu oleh belanja stimulus tambahan selain pemulihan dalam belanja konsumen yang kami proyeksikan selama tiga kuartal terakhir tahun 2021,” Wells Fargo (NYSE:WFC) menjelaskan.

Di berita lain, Urban Outfitters melaporkan penjualan yang lebih lemah selama periode musim liburan dan harga saham pun turun 6%. Perusahaan tersebut juga melaporkan penurunan penjualan dalam dua bulan hingga 31 Desember turun 8,4% tahun ke tahun, dan mengumumkan bahwa Trish Donnelly akan mundur mulai 31 Januari.

QR BPFNEWS.COM

Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

www.best-profitfutures.com

PT BestProfit Futures

Sumber : Investing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2021
KBI | PT BESTPROFIT FUTURESBAPPEBTI | PT BESTPROFIT FUTURESJFX | PT BESTPROFIT FUTURESForexIndonesia | PT BESTPROFIT FUTURES