Bestprofit – Bursa Eropa Mayoritas Turun, Pasar Fokus Covid-19 & Sektor Perbankan

news

PT Bestprofit – Bursa Eropa Mayoritas Turun, Pasar Fokus Covid-19 & Sektor Perbankan | PT Bestprofit Futures Pontianak    

Best Profit (30/03) — Bursa saham berjangka di Eropa sebagian beranjak melemah pada Senin (29/03) petang. Pergerakan ini dibebani oleh kekhawatiran yang berkembang bahwa gelombang ketiga kasus Covid-19 akan mendorong tindakan penguncian lanjutan serta kelemahan di sektor perbankan seperti Credit Suisse (SIX:CSGN)) memperingatkan tekanan yang “sangat signifikan” terhadap hasil kinerja perusahaan.

Pada pukul 14.03 WIB, DAX futures Jerman melemah 0,25% ke 14.819,0 menurut data Investing.com, FTSE 100 futures Inggris turun 0,36% di 6.696,0 sedangkan CAC 40 futures di Prancis naik 0,25% di 6.001,2.

Di dalam negeri, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lanjut melemah 0,41% di 6.170,18 pukul 14.17 WIB.

Kegelisahan kembali berkembang bahwa negara ekonomi terbesar Eropa harusnya lebih memperketat pembatasan, yang selanjutnya menunda pemulihan ekonomi kawasan, setelah Prancis melaporkan jumlah pasien covid-19 tertinggi yang dirawat di unit perawatan intensif (ICU) tahun ini pada hari Minggu.

Baca Juga :

Presiden Prancis Emmanuel Macron telah membela keputusannya untuk melanjutkan tindakan pembatasan sebagian yang menargetkan zona infeksi tinggi seperti Paris alih-alih kebijakan penguncian penuh ketiga, tetapi ia mengakui bahwa pembatasan lebih lanjut kemungkinan diperlukan.

Sementara itu, Kanselir Jerman Angela Merkel mengancam akan meminta kekuatan darurat federal untuk menghentikan penyebaran penyakit setelah rata-rata jumlah kasus 7 hari mencapai level tertinggi sejak Januari.

Di Polandia, jumlah kasus baru mencapai rekor sepanjang masa pada akhir pekan, sementara jumlah kasus juga terus meningkat di Belgia, Belanda dan Austria.

Sebaliknya, kurva infeksi Italia mendatar, sementara di Ceko sekarang mengalami penurunan tajam setelah lonjakan pada Januari dan Februari.

Uni Eropa sedang mencoba untuk mempercepat kampanye vaksinasi yang lambat, diganggu oleh kekurangan dosis vaksin AstraZeneca (NASDAQ:AZN) yang telah menyebabkan ketegangan dengan mantan anggota Uni Eropa, Inggris.

Sementara, sektor perbankan kemungkinan akan menjadi fokus Senin setelah Credit Suisse memperingatkan dampak kerusakan “sangat signifikan” pada hasil kinerja kuartal I perusahaan.

Baca Juga :

Raksasa perbankan Swiss itu mengatakan telah menerima pukulan dari dana lindung nilai AS yang besar yang gagal membayar margin call minggu lalu, dan sejumlah bank lain juga terpengaruh.

Sebelumnya Senin, bank investasi terbesar Jepang, Nomura (T:8604) menandai kemungkinan kerugian senilai $2 miliar di anak perusahaan AS, yang menurut bank berasal dari transaksi dengan klien AS.

Harga minyak terus jatuh pada Senin petang setelah kapal kontainer yang tertahan di Terusan Suez sebagian telah diapungkan kembali dan ini meningkatkan kemungkinan kapal itu dapat dibebaskan dalam waktu dekat sehingga membuka kembali blokir akses jalur air utama yang krusial tersebut.

Harga naik lebih dari 4% pada hari Jumat silam di mana trader mencoba mempertimbangkan dampak dari kemacetan rute utama perdagangan global tersebut dan sekitar 10% dari perdagangan minyak global yang berlayar di lautan melewati kanal tersebut.

Harga minyak WTI kian jatuh 1,94% ke $59,79 per barel dan harga minyak Brent terus turun 1,49% ke $63,47 per barel. Namun, terlepas dari penurunan ini, kedua minyak acuan tersebut masih akan membukukan kenaikan kuartalan IV berturut-turut minggu ini.

Adapun, harga emas berjangka lanjut turun 0,28% ke $1.727,45 per troy ons, sementara EUR/USD turun tipis 0,06% ke 1,1785 pukul 14.16 WIB.

QR BPFNEWS.COM

Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

www.best-profitfutures.com

PT BestProfit Futures

Sumber : Investing

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.