PT Best Profit Futures Cabang Pontianak

Bestprofit – Bukan Hanya Perusahaan Game, Ini Gurita Bisnis Milik Tencent

PT.Bestprofit – Bukan Hanya Perusahaan Game, Ini Gurita Bisnis Milik Tencent | PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (28/08) — Perusahaan milik Ma Huateng, orang terkaya di China, yakni Tencent dikenal oleh khalayak sebagai perusahaan video game terbesar. Tencent telah memproduksi videogame yang merajai industri gaming saat ini, antara lain Fortnite, League of Legends (LoL), dan Call of Duty.

Namun, melansir dari Business Insider (28/8/2019), Tencent bukan hanya bergerak di video game saja. Tak ayal apabila perusahaan ini menjadi salah satu perusahaan yang bernilai tinggi.

Tencent ternyata juga memiliki bisnis teknologi film, di antaranya Men In Black International yang diproduksi oleh Tencent Pictures.

Saat ini, Tencent juga akan menggarap bisnis film yang akan datang, yakni Top Gun: Maverick, dan Terminator: Dark Fate.

Bukan hanya itu, Tencent juga menjalankan aplikasi WeChat dan pesan instan QQ yang keduanya memiliki lebih dari satu miliar pengguna.

Baca Juga :
PT.Bestprofit – Dolar AS Menguat Setelah Washington-Beijing Isyaratkan Upaya Penyelesaian | PT Best Profit Futures Pontianak
PT.Bestprofit – Korut Mampu Ciptakan Miniatur Hulu Ledak Nuklir, Jepang: Ancaman Serius untuk Kami | PT Best Profit Futures Pontianak
PT.Bestprofit – Banyak Perusahaan Memilih Layanan Cloud, Saham Salesforce Naik 7% | PT Best Profit Futures Pontianak
PT.Bestprofit – Bangun Pabrik Baru, Satnusa ‘Gali Lubang’ Dalam-Dalam! | PT Best Profit Futures Pontianak

Tencent pun turut berkontribusi dalam layanan musik, buku komik dan e-commerce. Karena bisnisnya melimpah ruah, menjadikan Ma seorang miliarder dengan berbagai aliran pendapatan.

Apabila menengok model bisnis yang dijalankan Tencent, mereka menerapkan taktik bisnis dengan berinvestasi atau mengakuisisi pembuat game. Mereka pernah membeli Riot Games, studio asal Los Angeles yang membuat LoL dan Teamfight Tactics.

Selanjutnya, Tencent juga memiliki saham Epic Games (developer Fortnite) sebesar 40 persen, Supercell (developer CoC, Clash Royale dan Brawl Stars) sebesar 84 persen.

Tencent Games menjadi salah satu divisi di bawah nama Tencent. Bisnis Tencent ternyata masih lebih besar, jadi mungkin saja tingkat kegagalannya memiliki dampak yang lebih kecil karena secara keseluruhan usahanya benar-benar menggurita.

QR BPFNEWS.COMDapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

www.best-profitfutures.com

PT BestProfit Futures

Sumber : investing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2019
KBI | PT BESTPROFIT FUTURESBAPPEBTI | PT BESTPROFIT FUTURESJFX | PT BESTPROFIT FUTURESForexIndonesia | PT BESTPROFIT FUTURES