Best Profit – Dolar AS Lanjut Naik, Kekhawatiran Pertumbuhan Dorong ‘Risk Averse’

news

Best Profit – Dolar AS Lanjut Naik, Kekhawatiran Pertumbuhan Dorong ‘Risk Averse’ | PT Best Profit Futures Pontianak    

Best Profit (09/07) — Dolar Amerika Serikat lanjut naik pada Jumat (09/07) petang dengan safe haven diuntungkan dari investor menjadi lebih menghindari risiko di tengah kekhawatiran pemulihan ekonomi global karena kasus Covid-19 melonjak lagi.

Pada pukul 15.42 WIB, indeks dolar AS naik tipis 0,01% ke 92,415 menurut data Investing.com.USD/JPY naik 0,23% di 110,05, EUR/USD turun tipis 0,01% di 1,1841 dan AUD/USD menguat 0,22% di 0,7445.Di Indonesia, rupiah berakhir turun tipis 0,05% di 14.527,5 pukul 14.53 WIB.

Kekhawatiran telah berkembang bahwa varian delta yang menyebar cepat dari virus Covid-19 dapat menghambat kebangkitan ekonomi global yang sudah menunjukkan kelemahan.

Ini mengakibatkan imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun jatuh ke level terendah hampir lima bulan di 1,25% pada akhir hari Kamis, menekan dolar, tetapi kemudian rebound di 1,34%.

Presiden Federal Reserve San Francisco Mary Daly mengatakan kepada Financial Times dalam wawancara yang diterbitkan pada hari Jumat bahwa: “Salah satu risiko terbesar bagi pertumbuhan global ke depan adalah bahwa kita secara prematur menyatakan kemenangan atas Covid.”

Baca Juga :

“Jika ekonomi global . . . tidak bisa mendapatkan . . . tingkat vaksinasi yang lebih tinggi, benar-benar mendapatkan Covid di belakang [kita], maka itu merupakan penghambat bagi pertumbuhan AS,” tambah Daly.

Jepang telah mengumumkan status keadaan darurat untuk Tokyo karena meningkatnya kasus virus, yang berarti Olimpiade mendatang akan berlangsung sebagian besar tanpa penonton.Asia Tenggara sekarang mengalami rekor peningkatan angka kematian dan kasus, sementara infeksi juga meningkat di Inggris dan AS.

“Wabah baru masih merupakan salah satu risiko penurunan terbesar dalam hal pemulihan ekonomi berkelanjutan yang bergerak maju,” Mathias Cormann, sekretaris jenderal OECD, mengatakan Kamis.

Bukti pemulihan ekonomi yang tidak merata datang setelah data pengangguran mingguan AS pada hari Kamis. Karena jumlah warga Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran naik tanpa diduga minggu lalu.

Selain itu, GBP/USD  stabil di level 1,3785 pukul 15.48 WIB setelah ekonomi Inggris tumbuh kurang dari ekspektasi pada bulan Mei. Perkiraan PDB negara tersebut menunjukkan ekspansi sebesar 0,8%, melambat dari pertumbuhan 2% bulan sebelumnya, yang direvisi turun.

Adapun, USD/CNY turun 0,07% di 6,4851 pukul 15.49 WIB setelah indeks harga konsumen China tumbuh lebih kecil dari perkiraan 1,1% tahun ke tahun di bulan Juni dan berkontraksi lebih besar dari perkiraan 0,4% bulan ke bulan.

Sementara itu, indeks harga produsen tumbuh sebesar 8,8% tahun ke tahun, tetap tidak terlalu tinggi karena Beijing mencoba untuk meningkatkan kebangkitan ekonomi pasca virus corona.

QR BPFNEWS.COM

Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

www.best-profitfutures.com

PT BestProfit Futures

Sumber : Investing

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.