PT Best Profit Futures Cabang Pontianak

Aneka Tambang (ANTM) kian fokus ke hilirisasi nikel

Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk Arie Prabowo Ariotedjo. KONTAN/Muradi/2018/09/04

PT.Bestprofit – Aneka Tambang (ANTM) kian fokus ke hilirisasi nikel | PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (11/09) — JAKARTA. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) fokus ekspansi ke hilirisasi nikel. Hal ini juga mengacu pada produksi feronikel pada semester I-2018 mencapai 12.811 ton nikel dalam feronikel (TNi).

Jumlah itu naik 37% dibandingkan capaian produksi semester I-2017 sebesar 9.327 TNi. Penjualan feronikel pun naik hingga 90% dari 6.634 Tni menjadi 12.579 TNi.

“Antam ke depan memang akan ekspansi di hilirisasi Nikel,” kata Direktur Utama Antam Arie Prabowo Ariotedjo kepada Kontan.co.id, Senin (10/9).

Selain mengembangkan pabrik Pomalaa, Arie menyebut, ANTM saat ini sedang membangun smelter di Halmahera timur berkapasitas 13.500 ton per tahun.

Di samping itu, di pulau gag dalam tahap due dill oleh tiga calon strategic partner Antam yang di mana nantinya akan dibangun smelter nikel dengan kapasitas 40.000 ton dan 500.000 ton stainless steel.

“Di Halmahera timur setelah fase pertama, akan dilanjutkan dengan fase kedua yang kapasitasnya sama yaitu 13.500 ton. Jadi nanti tahun 2022, ANTM punya kapasitas produksi nikel totalnya 27.000 ton,” tandasnya.

Baca Juga :

PT.Bestprofit – Pemegang saham Chandra Asri (TPIA) sepakati pergantian direksi dan komisaris | PT Best Profit Futures Pontianak
PT.Bestprofit – Pinnacle FTSE Indonesia ETF resmi tercatat di bursa hari ini | PT Best Profit Futures Pontianak
PT.Bestprofit – China gelontorkan US$ 60 miliar untuk Afrika, ini komentar Moody’s | PT Best Profit Futures Pontianak
PT.Bestprofit – Konstruksi tol Pandanaan-Malang PTPP mencapai 60% | PT Best Profit Futures Pontianak
PT.Bestprofit – Kalbe Farma Jual 1,5 Juta Saham Buyback | PT Best Profit Futures Pontianak

Bicara soal rencana pembangunan smelter di Halmahera timur, Arie mengungkapkan bahwa saat ini tengah dalam finalisasi perjanjian dengan investor untuk membangun smelter.

Pembangunan dilakukan dengan teknologi blast furnace dengan menggunakanlower grade nickel sebesar 1,7% yang awalnya dibangun 7.500 ton dan ultimately30.000 ton secara total.

Sebelumnya volume bijih nikel, pada Semester I-2018 tercatat sebesar 3,76 juta wet metric ton (wmt). Jumlah itu naik 138% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yakni 1,58 juta wmt.

Sedangkan volume penjualan bijih nikel berada di angka 1,92 juta wmt, atau tumbuh 488% dibandingkan dengan semester I-2017 yang hanya sebesar 326 ribu wmt.

Komoditas bauksit juga memberikan kontribusi positif pada Semester I-2018 dengan capaian produksi 416 ribu wmt, naik 102%. Volume penjualan bauksit mencapai 256 ribu wmt, naik sebesar 100%, dimana pada Semester I-2017 berada di angka 128.232 wmt.

QR BPFNEWS.COMDapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

www.best-profitfutures.com

PT BestProfit Futures

Sumber : investasi.kontan

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

© 2018
KBI | PT BESTPROFIT FUTURESBAPPEBTI | PT BESTPROFIT FUTURESJFX | PT BESTPROFIT FUTURESForexIndonesia | PT BESTPROFIT FUTURES